Siapkan 11 Titik Kantong Parkir Antisipasi Kepadatan Pemudik

BANYUASIN, Catatan Jurnalist – Kepolisian Resort Banyuasin mengantisipasi terjadiinya kepadatan kendaraan di Jalan Lintas Timur (Jalintim) wilayah Kabupaten Banyuasin menjelang puncak arus balik lebaran yang diprediksi 5-7 April 2025 nanti. Terutama pemberlakukan pembatasan operasional kendaraan sumbu tiga ke atas sejak 24 Maret hingga 8 April 2025.

Saat ini ada 11 lokasi kantong parkir yang dipersiapkan untuk mencegah kendaraan besar ini melintas di waktu yang dilarang. Adapun larangan melintas di jalan tol maupun non-tol itu berlaku 24 Maret 2025 mulai pukul 00.00 WIB, hingga 08 April 2025 pukul 24.00 WIB.

Penyempitan jalur di Ruas Tol Palembang-Betung (IDN Times/Rangga Erfizal)

Kapolres Banyuasin, AKBP Ruri Prastowo didampingi Kasatlantas AKP Suwandi mengatakan, pembatasan ini sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) Kementerian Perhubungan, Laut, Korlantas Polri, dan Dirjen Bina Marga.

“Dari 11 kantong parkir ini, setidaknya dapat menampung hingga 542 kendaraan besar,” ujarnya Rabu (2/4/2025).

Sementara untuk kendaraan angkutan penumpang kecil, kendaraan pribadi, dan kendaraan yang mengangkut barang kebutuhan pokok dan penting (Baponting) tetap diizinkan melintas.

“Selain kantong parkir, Polres Banyuasin juga menyediakan tiga mobil derek yang ditempatkan di Betung dan Talang Kelapa. Mobil derek ini siap membantu jika ada kendaraan yang mengalami masalah di jalan,” terang Ruri.

Jalan Tol Palembang-Betung Seksi 2 GT Rengas/Musi Landas – Pangkalan Balai. (dok. Hutama Karya)

Selain itu jika terjadi masalah yang lebih besar seperti truk mogok atau kecelakaan, alat berat seperti ekskavator juga telah disiapkan untuk mengevakuasi kendaraan.

“Pada Operasi Ketupat Musi 2025 ini kami menyiagakan 744 personel gabungan dari Polri, TNI, Pemda, Pol-PP. Kemudian juga mendirikan tiga pos pengamanan di titik-titik strategis yang sering menjadi langganan kemacetan, yaitu di Betung, Km 52, dan Talang Kelapa,” jelas Kapolres.

Penyempitan jalur di Ruas Tol Palembang-Betung (IDN Times/Rangga Erfizal)

Diketahui Jalintim Banyuasin merupakan salah satu ruas jalur mudik tersibuk di Provinsi Sumatra Selatan. Dari hasil pemetaan Poles Banyuasin, ada 5 titik rawan kemacetan di wilayah Kabupaten Banyuasin. Berikut 5 titik rawan kemacetan tersebut:

1. Titik Simpang Y Talang Kelapa. Dari sini jalan dari arah Palembang menuju Jambi terdapat penyempitan jalan atau bottleneck. Serta padat akivitas pusat perbelanjaan, akibatnya antrean kendaraan dapat mengular.

2. Pintu masuk Tol Musi Landas. Mengingat jalan lintas Palembang-Jambi hanya memiliki 1 lajur, pintu masuk tol ini kemungkinan besar akan mengalami kepadatan.

3. Pintu keluar Tol Pulau Rimau. Pintu keluar tol fungsional ini akan mengalami bottleneck, karena hanya memiliki 1 lajur ketika keluar dari tol. Kepadatan akan terjadi apabila banyak pemudik yang menggunakan jalan tol fungsional ini.

4. Simpang Pulau Rimau. Simpang ini adalah pertigaan yang mempertemukan keluar tol fungsional dengan jalan lintas Palembang-Jambi. Mengingat masing-masing arah hanya memiliki 1 lajur, simpang ini juga akan mengalami kepadatan

5. Simpang Tugu Polwan Betung. Pertigaan ini menjadi pusat bertemunya arus lalu lintas dari Palembang-Jambi-Sekayu. Wilayah ini juga menjadi pusat perbelanjaan masyarakat setempat.

Laporan : Iyan

banner 970x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *