TOLIKARA, Catatan Jurnalist — Bupati Tolikara, Willem Wandik, telah memberikan dukungan penuh terhadap program Koperasi Merah Putih yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa melalui pendekatan ekonomi kerakyatan yang berbasis gotong royong. Bupati juga menekankan pentingnya semangat kebersamaan dan kepercayaan kepada Tuhan dalam setiap kegiatan koperasi.
Kepemimpinan Bupati Wilem Wandik, S.Sos dan Wakil Bupati Yotam Wonda terus menunjukkan komitmen untuk melayani rakyat melalui berbagai program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di akar rumput.
Salah satu program unggulan adalah subsidi pesawat perintis yang bekerja sama dengan maskapai penerbangan lokal. Program ini memberikan kemudahan akses transportasi bagi masyarakat di daerah terpencil menuju Karubaga dan Wamena. Dengan tarif subsidi yang terjangkau, masyarakat kini lebih mudah bepergian untuk urusan kesehatan, pendidikan, maupun ekonomi.
Selain itu, program Koperasi Merah Putih (KMP) menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam mendorong kemandirian ekonomi rakyat. Hingga pertengahan Juli 2025, tercatat 37 koperasi Merah Putih telah mendapatkan pengesahan akta notaris. Dengan capaian ini, Tolikara dinobatkan sebagai kabupaten dengan jumlah koperasi terbanyak yang disahkan di Provinsi Papua Pegunungan.
Di bidang kesejahteraan sosial, pemerintah secara rutin melakukan penyaluran bantuan sosial (Bansos) dan beras raskin ke berbagai distrik. Distribusi bantuan dilakukan langsung di lokasi agar masyarakat tidak perlu jauh-jauh ke Karubaga. Bantuan ini mencakup dana tunai, bahan makanan pokok, serta beras bersubsidi, yang sangat membantu kebutuhan sehari-hari masyarakat kurang mampu.
Langkah-langkah strategis ini menunjukkan keseriusan Bupati dan Wakil Bupati dalam menjawab kebutuhan rakyat serta mempercepat pembangunan inklusif dan berkeadilan di seluruh wilayah Kabupaten Tolikara.
Statistik pertumbuhan KMP Pengesahan papua Pengunungan jumlah daftar koperasi merah kabupaten Tolikara
Tolikara Peringkat Pertama di Papua Pegunungan: 37 Koperasi Merah Putih Resmi Kantongi Akta Notaris Final.
Hingga pertengahan Juli 2025, sebanyak 37 koperasi di Tolikara telah resmi mengantongi akta notaris final, menjadikan kabupaten ini sebagai peringkat pertama di Provinsi Papua Pegunungan dalam hal percepatan pembentukan koperasi berbadan hukum.
Dalam data yang dihimpun Dinas Koperasi dan UMKM Tolikara, capaian ini melampaui kabupaten lain di wilayah provinsi, dengan rincian sebagai berikut: Tolikara: 37 koperasi, Mamberamo Tengah: 28 koperasi, Pegunungan Bintang: 28 koperasi, Yahukimo: 19 koperasi, Jayawijaya: 14 koperasi, Lanny Jaya: 1 koperasi.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Tolikara, S.M. Alberth Apnawas, S.IP, menjelaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil konsolidasi cepat bersama para notaris pendamping dan tim fasilitator daerah. “Kami bergerak cepat agar para pelaku usaha mikro, petani, dan kelompok wirausaha memiliki legalitas kelembagaan yang kuat. Ini menjadi dasar penting untuk akses pembiayaan dan penguatan posisi tawar mereka di sektor ekonomi,” jelasnya saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.
Program Koperasi Merah Putih sendiri merupakan inisiatif nasional dari pemerintah pusat yang bertujuan mempercepat proses legalisasi koperasi secara digital dan efisien, terutama bagi pelaku ekonomi rakyat. Di Kabupaten Tolikara, program ini menyasar kelompok tani pangan lokal dan hortikultura, pedagang hasil bumi seperti kopi dan sayuran dataran tinggi, serta kelompok perempuan dan pemuda wirausaha.
Lebih lanjut, Alberth menyampaikan bahwa seluruh koperasi yang telah memiliki akta notaris saat ini tengah menunggu proses pengesahan resmi dari Kementerian Koperasi dan UKM serta instansi terkait lainnya.
“Ini bukan sekadar angka, tapi awal dari transformasi ekonomi rakyat di daerah pegunungan.
Sumber data dari badan Pusat statistik dan Pusat data kementerian desa secara nasional dan kabupaten tolikara siap laksanakan louncing kopder merah putih di Kabupaten tolikara tgl 21 juli secara serentak seluruh Indonesia via zoom
Dengan koperasi sah, Tolikara siap membuka akses seluas-luasnya ke pasar dan pembiayaan,” tutupnya.
Laporan : Wendalimo Wenda















