Deklarasi CDOB Benawa Menggema di Yalimo, Masyarakat Dorong Percepatan Pemekaran Wilayah

YALIMO, Catatan Jurnalist Deklarasi pembentukan Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Kabupaten Benawa digelar di ibu kota Distrik Benawa, Kabupaten Yalimo, Provinsi Papua Pegunungan, Kamis (12/3/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi masyarakat yang mendorong pemekaran wilayah guna mempercepat pembangunan dan mendekatkan pelayanan pemerintahan kepada warga.

Deklarasi tersebut dihadiri berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda hingga warga dari sejumlah kampung di Distrik Benawa dan wilayah sekitarnya.

Wakil Ketua I Tim Pemekaran CDOB Kabupaten Benawa, Obaja Deal, menegaskan bahwa usulan pembentukan Kabupaten Benawa lahir dari aspirasi masyarakat yang menginginkan percepatan pembangunan di wilayah tersebut.

“Pemekaran ini merupakan aspirasi murni masyarakat, bukan sesuatu yang dipaksakan oleh pemerintah daerah. Ini lahir dari keinginan masyarakat sendiri yang ingin melihat pembangunan lebih cepat dan pelayanan pemerintah lebih dekat,” ujarnya saat menyampaikan sambutan.

Ia menjelaskan, tim pemekaran telah mulai bekerja sejak pertengahan 2025 setelah menerima surat tugas untuk mempersiapkan berbagai tahapan pembentukan daerah otonomi baru tersebut.

Sejak Juni 2025, tim pemekaran melakukan berbagai konsolidasi dengan masyarakat, tokoh adat, serta pihak terkait guna membahas kesiapan wilayah dalam menghadapi proses pemekaran.

“Selama kurang lebih delapan bulan kami mempersiapkan berbagai hal, mulai dari pertemuan dengan masyarakat hingga pembahasan teknis yang menjadi syarat dalam proses pembentukan daerah otonomi baru,” jelasnya.

Secara geografis, wilayah yang direncanakan menjadi Kabupaten Benawa dinilai memiliki posisi strategis karena berada di antara beberapa wilayah pemerintahan. Benawa berada di antara Kabupaten Keerom dan Kabupaten Jayapura di Provinsi Papua serta Kabupaten Yalimo di Provinsi Papua Pegunungan.

Posisi tersebut membuat Benawa berpotensi menjadi wilayah penghubung antar daerah dan antar provinsi yang dapat mendorong konektivitas serta pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Karena letaknya strategis, Benawa berpotensi menjadi daerah singgahan sekaligus penghubung antar wilayah yang dapat memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat,” katanya.

Obaja Deal juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Distrik Benawa yang telah memberikan dukungan penuh terhadap perjuangan pemekaran wilayah tersebut. Antusiasme masyarakat terlihat sejak awal kedatangan tim pemekaran hingga pelaksanaan deklarasi yang dihadiri berbagai elemen masyarakat.

Baca juga :

Selain itu, ia juga mengapresiasi kehadiran pemerintah daerah Kabupaten Yalimo dalam kegiatan deklarasi tersebut. Menurutnya, dukungan pemerintah daerah sangat penting untuk memperkuat aspirasi masyarakat agar dapat diperjuangkan hingga ke tingkat pemerintah pusat.

Meski demikian, ia mengakui dalam proses pemekaran daerah kerap muncul berbagai isu dan perbedaan pandangan di tengah masyarakat. Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar serta tetap menjaga persatuan.

“Kami berharap tidak ada isu yang menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat. Pemekaran ini harus menjadi semangat bersama untuk membangun daerah,” tegasnya.

Ia juga berharap Pemerintah Kabupaten Yalimo dapat terus memberikan dukungan terhadap proses pemekaran CDOB Benawa agar aspirasi masyarakat dapat berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.

Deklarasi CDOB Kabupaten Benawa berlangsung penuh antusiasme. Selain menjadi wadah penyampaian aspirasi masyarakat, kegiatan ini juga memperkuat komunikasi antara masyarakat, tim pemekaran, dan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan wilayah di masa mendatang.

Jika Anda mau, saya juga bisa membuatkan 3–5 pilihan judul berita yang lebih tajam dan menarik pembaca seperti gaya media nasional.

Laporan : Eskop Wisabla

banner 970x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *