PALEMBANG, Catatan Jurnalist – Aktivitas diduga razia ilegel yang diduga dilakukan oknum Dinas Perhubungan (Dishub) di Jalan Karya Jaya, Kecamatan Kertapati, Palembang, Kamis (pagi) sekitar pukul 10.00 WIB, berujung kacau. Sejumlah kendaraan terlibat kecelakaan beruntun, sementara kemacetan panjang tak terhindarkan di ruas jalan tersebut.
Berdasarkan keterangan beberapa sopir di lapangan, razia tersebut diduga tidak sesuai prosedur. Sejumlah sopir mengaku kendaraan mereka dihentikan secara mendadak tanpa peringatan, memicu tabrakan berantai yang melibatkan truk-truk bermuatan.
Samsul, sopir dump truk proyek jalan tol, menjadi salah satu korban. Ia mengaku tidak memiliki ruang untuk menghindar saat kendaraan di depannya tiba-tiba direm.
“Saya kaget, mobil di depan mendadak berhenti. Tabrakan tidak bisa dihindari. Di depan banyak oknum Dishub memberhentikan kendaraan secara paksa,” ungkapnya, Kamis (30/04/2016).
Yang lebih mengejutkan, kata Samsul, sejumlah petugas justru meninggalkan lokasi usai insiden terjadi.
“Ada sekitar belasan orang. Setelah kejadian, mereka langsung pergi begitu saja tanpa tanggung jawab,” tegasnya.

Keterangan senada disampaikan Rifki, sopir truk fuso asal Semarang tujuan Palembang. Ia menilai razia tersebut janggal karena tidak dilengkapi standar operasional yang lazim dalam pemeriksaan resmi.
“Tidak ada rambu, tidak ada plang pemberitahuan, dan tidak ada aparat kepolisian. Ini jelas bukan razia resmi. Kami yang dirugikan, kendaraan rusak, tapi tidak ada yang bertanggung jawab. Kami minta ganti rugi,” ujarnya.
Insiden ini memicu keresahan di kalangan sopir angkutan barang. Sejumlah pengemudi bahkan mengaku praktik razia serupa telah berlangsung selama beberapa hari terakhir di titik yang sama.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kecelakaan beruntun tersebut menyebabkan kerugian material yang signifikan serta melumpuhkan arus lalu lintas di kawasan Karya Jaya.

Dalam rekaman video salah seorang pengendara memperlihatkan sejumlah diduga oknum petugas Dishub secara bergerombol meninggalkan tempat kejadian setelah terjadi peristiwa tabrakan beberapa kendaraan, akibat hal tersebut.
Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari dinas perhubungan baik kota Palembang, Ogan Ilir atau Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Selatan, Media ini masih berupaya mencari konfirmasi prihal tersebut kepada instansi terkait.















