GEMASABA Papua Barat Daya Perkuat Barisan Mahasiswa, Siap Jadi Mitra Kritis Pembangunan Daerah

SORONG, Catatan Jurnalist Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gerakan Mahasiswa Satu Bangsa (GEMASABA) Provinsi Papua Barat Daya sukses menggelar Rapat Kerja (Raker) sebagai langkah strategis memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus merumuskan arah perjuangan mahasiswa di provinsi ke-38 Indonesia.

Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan ini digelar di Kantor PKB Papua Barat Daya, Selasa (27/1/2026), dan dihadiri seluruh jajaran pengurus wilayah. Raker menjadi momentum penting untuk memantapkan struktur organisasi, meningkatkan kapasitas kader, serta menyatukan visi gerakan mahasiswa demi kemajuan Papua Barat Daya.

Ketua GEMASABA Papua Barat Daya, Ain Gassam, menegaskan bahwa rapat kerja bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan ruang strategis untuk menguatkan komitmen perjuangan mahasiswa sebagai kontrol sosial sekaligus mitra kritis pemerintah.

“Mahasiswa harus hadir mengawal pembangunan. Soliditas kader dan program yang berpihak pada kepentingan rakyat serta mahasiswa menjadi kunci perjuangan kita,” tegasnya.

Raker 2026 juga menjadi wadah penyamaan persepsi seluruh kader agar setiap program yang dirancang benar-benar menjawab kebutuhan mahasiswa dan masyarakat. GEMASABA menegaskan komitmennya untuk tetap kritis, independen, serta berorientasi pada perubahan sosial yang nyata.

Dalam forum tersebut, sejumlah poin strategis berhasil dirumuskan, di antaranya penguatan struktur organisasi di tingkat kampus melalui pembentukan komisariat di berbagai perguruan tinggi di wilayah Sorong Raya. Selain itu, GEMASABA berkomitmen mengawal isu-isu lokal, khususnya kebijakan pendidikan dan kesejahteraan mahasiswa Orang Asli Papua (OAP) agar tepat sasaran.

Organisasi mahasiswa ini juga menegaskan pentingnya sinergi dengan badan otonom lain di lingkungan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) guna mendukung agenda strategis nasional dan daerah. Tak kalah penting, konsolidasi internal terus dilakukan agar peran mahasiswa tetap relevan dalam dinamika sosial-politik di Tanah Papua.

Rapat kerja ini merupakan lanjutan dari konsolidasi panjang sejak pembentukan kepengurusan wilayah, sekaligus menegaskan posisi GEMASABA sebagai wadah intelektual muda yang siap memberi kontribusi nyata bagi pembangunan Papua Barat Daya sepanjang 2026.

Dengan optimisme tinggi, GEMASABA berharap seluruh program dan keputusan yang telah dirumuskan dapat dijalankan secara kolektif dan bertanggung jawab, demi memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.

Laporan: Eskop Wisabla

banner 970x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *