PALEMBANG, Catatan Jurnalist – Provinsi Sumatera Selatan kembali mendapat kepercayaan dari pemerintah pusat. Gubernur Sumsel Herman Deru mengungkapkan bahwa Sumsel ditunjuk sebagai tuan rumah peluncuran nasional sejumlah program perumahan yang dijadwalkan berlangsung pada 26–28 Juni 2026.
Kabar tersebut disampaikan Herman Deru usai menerima audiensi Kepala Balai Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Sumatera V, Yustin Patria Primordia, beserta jajaran di Kantor Gubernur Sumsel, Kamis (11/6/2026).
Selain menjadi tuan rumah launching nasional, Sumsel juga memperoleh tambahan kuota bantuan perumahan dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman sebagai tindak lanjut komunikasi yang dilakukan Herman Deru dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Menteri Dalam Negeri.
“Alhamdulillah, hasil komunikasi dengan pemerintah pusat membuahkan tambahan kuota program perumahan untuk Sumsel. Total tambahan mencapai sekitar 13 ribu unit dan sekitar 6 ribu unit sudah dipastikan pembagiannya secara proporsional,” ujar Herman Deru.
Program yang akan diluncurkan meliputi Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), rehabilitasi rumah tidak layak huni, hingga Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan. Program tersebut diharapkan mampu mempercepat pengurangan angka rumah tidak layak huni sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Usai pertemuan, Herman Deru bersama Kepala BP3KP Sumatera V melanjutkan koordinasi dengan Wali Kota Palembang Ratu Dewa untuk membahas kesiapan pelaksanaan launching nasional tersebut.
Dalam kesempatan itu, Herman Deru juga membawa kabar gembira bagi warga Kota Palembang. Bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kota Palembang, kuota BSPS untuk kota tersebut ditambah secara signifikan.
“Awalnya kuota yang sudah pasti sebanyak 600 unit. Namun sebagai hadiah ulang tahun Kota Palembang, kita tambah menjadi 1.091 unit. Saya minta pemerintah kota segera menyiapkan data yang valid agar bantuan ini tepat sasaran,” tegasnya.
Herman Deru menilai validitas data penerima manfaat menjadi kunci keberhasilan program. Ia juga mengusulkan agar pembangunan maupun rehabilitasi rumah dilakukan secara terpusat dalam satu kawasan RT atau RW sehingga dampaknya lebih terlihat dan mampu mengubah wajah lingkungan secara menyeluruh.
Sementara itu, Kepala BP3KP Sumatera V, Yustin Patria Primordia, mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Sumsel terhadap pelaksanaan program perumahan nasional. Menurutnya, sinergi pemerintah pusat, provinsi, serta kabupaten dan kota menjadi faktor penting dalam mempercepat peningkatan kualitas perumahan dan kawasan permukiman.
Pelaksanaan launching nasional program perumahan di Sumsel nanti diharapkan menjadi momentum penguatan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan hunian layak bagi masyarakat sekaligus mempercepat pengentasan rumah tidak layak huni di Sumatera Selatan.











