PALEMBANG Catatan Jurnalist — Memasuki bulan rahmat, DPC Iwapi Kota Palembang bersama Dinas Perdagangan Kota Palembang bersinergi dengan menggelar Pasar Murah Ramadhan di sejumlah titik yang tersebar di Kota Palembang.
Kegiatan simbolis kali ini dilaksanakan di Jalan Sido Ing Lautan, Lorong Kedukan Bukit RT 14-25 Kelurahan 35 Ilir, Kecamatan Ilir Barat 2, merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekaligus upaya membantu pemenuhan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau selama bulan suci.
Ketua DPC IWAPI Kota Palembang, Ir.Hj.Putri Kesuma, menyampaikan bahwa program pasar murah ini merupakan wujud nyata komitmen IWAPI dalam mendukung pemerintah daerah serta membantu masyarakat menghadapi kebutuhan Ramadhan.
“IWAPI menyiapkan 1.000 voucher belanja dengan total nilai Rp10.000.000 yang akan disebarkan di 10 titik lokasi pasar murah. Voucher tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih ringan,” jelas Putri Kesuma, saat pembukaan simbolis di Kelurahan 35 ilir, Jumat (20/02/2026).
“Program ini adalah bentuk sinergi IWAPI dengan Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perdagangan. Kami ingin memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau selama Ramadhan,” ujar Putri.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pengurus dan anggota IWAPI, baik tingkat kota maupun provinsi, serta para donatur yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini.
baca juga :
Menurutnya, kolaborasi ini menjadi bukti bahwa IWAPI tidak hanya berfokus pada pengembangan pengusaha perempuan, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
Melalui kegiatan ini, IWAPI berharap semangat berbagi dan menebar kebaikan di bulan Ramadhan terus tumbuh serta memberikan manfaat nyata bagi warga Kota Palembang.
“Semoga apa yang kita lakukan menjadi amal kebaikan di bulan yang penuh berkah ini,” tutupnya.
Pembukaan Pasar Murah Ramadhan yang digelar IWAPI Kota Palembang ini dihadiri langsung Kepala Dinas Perdagangan Kota Palembang, M. Sadruddin Hadjar.
Laporan : Dapites.













