Kabar Gembira! Tol Palembang-Betung Ditargetkan Fungsional Saat Nataru 2026

PALEMBANG, Catatan Jurnalist – Pembangunan Jalan Tol Palembang-Betung terus dikebut dan ditargetkan sudah dapat difungsionalkan pada momentum Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru).

Kabar tersebut disampaikan Direktur Operasional PT Hutama Karya (HK) Iwan Hermawan saat bertemu Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru di Griya Agung, Jumat (14/8/2026) kemarin.

Dalam pertemuan tersebut, Iwan memaparkan perkembangan pembangunan ruas Tol Palembang-Betung sekaligus membahas berbagai langkah percepatan penyelesaian proyek strategis tersebut.

Herman Deru menyambut positif perkembangan pembangunan tol yang menjadi salah satu proyek penting bagi konektivitas dan pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan.

“Ini kabar baik untuk warga Sumatera Selatan dan seluruh pengguna jalan dari luar Sumatera Selatan. Jalan Tol Palembang-Betung insyaallah akan difungsionalkan pada akhir tahun ini, saat Nataru,” ujar Herman Deru.

Menurut Herman Deru, pengoperasian secara fungsional saat Nataru akan memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam mendukung kelancaran mobilitas dan arus lalu lintas pada periode libur akhir tahun.

Namun, ia menegaskan bahwa status fungsional tersebut tetap disesuaikan dengan kondisi pembangunan di lapangan. Sejumlah pekerjaan penyelesaian atau finishing masih terus dilakukan.

“Sekarang pun sudah difungsionalkan ketika dibutuhkan. Tetapi masih ada finishing-finishing. Nanti kita lihat kebutuhan dan kondisinya,” jelasnya.

Tol Betung-Jambi Ditargetkan 2028

Selain membahas Tol Palembang-Betung, pertemuan tersebut juga menyinggung kelanjutan pembangunan Jalan Tol Betung-Jambi.

Herman Deru menyebut pembangunan ruas tersebut terus dipersiapkan dan ditargetkan dapat tersambung hingga Jambi pada 2028.

“Untuk Betung-Jambi, insyaallah di tahun 2028,” katanya.

Ia optimistis keberadaan jaringan tol tersebut akan semakin memperkuat konektivitas Sumatera Selatan sekaligus membuka akses ekonomi yang lebih luas menuju wilayah Jambi dan daerah lainnya di Pulau Sumatera.

Pembebasan Lahan Jadi Perhatian

Dalam pembangunan Tol Betung-Jambi, persoalan pembebasan lahan juga menjadi salah satu aspek yang terus dibahas.

Iwan Hermawan menyampaikan bahwa terdapat sekitar 35 juta bidang atau nilai yang berkaitan dengan penetapan lokasi dan penyelesaian persoalan lahan yang masih harus dituntaskan.

Herman Deru menegaskan, percepatan pembangunan tidak boleh mengorbankan kepentingan masyarakat yang terdampak pembebasan lahan.

“Rakyat tidak boleh dirugikan. Harus mendapatkan ganti yang setara,” tegasnya.

Menurutnya, penyelesaian persoalan lahan harus dilakukan dengan mengedepankan prinsip keadilan dan memastikan hak masyarakat tetap terlindungi.

Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, ruas Tol Betung-Jambi diharapkan dapat tersambung dan beroperasi secara penuh pada 2028.

Herman Deru menegaskan, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan akan terus mendukung percepatan pembangunan jalan tol, termasuk membantu penyelesaian berbagai kendala yang muncul di lapangan.

“Sumatera Selatan akan terus berjuang untuk mempercepat pembangunan tol ini. Insyaallah ke depan semakin berjaya,” pungkasnya.

banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *