BANYUASIN, Catatan Jurnalist — Karang Taruna Kecamatan Banyuasin I langsung “tancap gas” mengawali tahun 2026 dengan menggelar kegiatan kolaboratif berskala desa. Bertepatan dengan Hari Desa Nasional 2026, Karang Taruna Banyuasin I melalui caretaker Karang Taruna Desa Perajin menggelar Seminar Pemuda Anti Narkoba sekaligus Temu Karya Karang Taruna Desa Perajin, di Aula Kantor Desa Perajin, Kamis (15/1/2026).
Mengusung semangat “Bersatu, Berkolaborasi, Bangkit”, kegiatan ini melibatkan lintas sektor, mulai dari Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Banyuasin, Koramil 430-03 Mariana, Polsek Mariana, pemerintah desa, hingga ratusan pemuda-pemudi setempat.
Ketua Karang Taruna Kecamatan Banyuasin I, Geni, menegaskan kegiatan tersebut menjadi titik awal gerakan kolaborasi kepemudaan tahun 2026. Ia menyebut Desa Perajin dipilih sebagai start karena Karang Taruna desa setempat telah habis masa bakti sejak 2024.
“Tahun 2026 ini kami fokus menjalankan program kolaborasi dengan seluruh stakeholder. Desa Perajin menjadi langkah awal. Insya Allah, seluruh desa dan kelurahan di Kecamatan Banyuasin I akan kami sisir, total 11 desa dan 2 kelurahan,” tegas Geni.
Seminar Pemuda Anti Narkoba yang digelar menjadi pesan kuat bahwa pemuda harus menjadi garda terdepan melawan narkoba dan menjaga lingkungan agar tetap Bersinar (Bersih dari Narkoba). Sekitar 100 pemuda-pemudi Desa Perajin tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut.
Ketua Caretaker Karang Taruna Desa Perajin sekaligus Ketua Pelaksana kegiatan, M. Gilang Ar Razi, berharap momentum ini mampu membangkitkan kembali soliditas pemuda desa.
“Kami ingin Karang Taruna Desa Perajin ke depan lebih solid, lebih maju, dan benar-benar menjadi wadah pengembangan kepemudaan,” ujarnya dalam sambutan.
Hal senada disampaikan Kepala Desa Perajin. Ia menyambut baik kegiatan tersebut dan menaruh harapan besar kepada pengurus Karang Taruna yang akan terpilih.
“Pemuda harus menjadi garda terdepan pembangunan mental remaja, inovasi desa, dan revolusi mental masyarakat. Mari satukan pemikiran untuk Desa Perajin yang lebih maju, cerdas, inovatif, dan berakhlakul karimah,” pesannya.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Temu Karya Karang Taruna Desa Perajin masa bakti 2026–2031 yang dipimpin Sekretaris Karang Taruna Banyuasin I, Derga Agung. Proses berjalan lancar dan khidmat, dengan dua kandidat calon ketua, yakni M. A. Rifki dan Firmansyah.
Melalui musyawarah mufakat sesuai pedoman organisasi, M. A. Rifki akhirnya terpilih sebagai Ketua Definitif Karang Taruna Desa Perajin masa bakti 2026–2031.
Dalam sambutan perdananya, Rifki mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan dan mengajak seluruh pemuda untuk bergandengan tangan membesarkan organisasi.
“Tanpa dukungan kawan-kawan, Karang Taruna tidak akan berjalan maksimal. Mari bersama kita hidupkan Karang Taruna Desa Perajin agar lebih maju, lebih baik, dan menjadi yang terdepan,” pungkasnya.
Kegiatan ini menandai komitmen Karang Taruna Banyuasin I untuk menjadikan pemuda sebagai motor perubahan sosial, sekaligus mitra strategis pemerintah dalam membangun desa yang sehat, inovatif, dan bebas narkoba.
Laporan : Dede Sunarya












