MUARA ENIM, Catatan Jurnalist – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda wilayah Sumatera Selatan. Kali ini, api menghanguskan sekitar 15 hektare lahan semak belukar di Desa Embacang, Kecamatan Kelekar, Kabupaten Muara Enim, Jumat (17/7/2026).
Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, mengatakan kebakaran terjadi di lahan berstatus Areal Penggunaan Lain (APL) dengan jenis tanah mineral. Berdasarkan laporan tim di lapangan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 15 hektare.
“Tim gabungan telah melakukan pemadaman darat dan berhasil memadamkan api pada area sekitar 0,5 hektare. Saat ini status kebakaran telah dinyatakan padam,” ujar Ferdian berdasarkan laporan Manggala Agni Daops Sumatera XVI/Lahat.
Ia menjelaskan, operasi pemadaman melibatkan personel Manggala Agni Daops Sumatera XVI/Lahat, BPBD Kabupaten Muara Enim, Koramil 404-01/Gelumbang, Damkar Gelumbang, serta masyarakat setempat yang turut membantu proses pemadaman.
Ferdian menambahkan, vegetasi yang terbakar didominasi semak belukar, sementara identitas pemilik lahan hingga kini masih belum diketahui.
Dalam upaya memadamkan api, tim mengerahkan satu unit mesin pompa, satu selang hisap, satu konektor Y, tujuh selang pembuang, satu nozel, serta didukung satu unit mobil Slip On dan dua unit sepeda motor KLX untuk menjangkau lokasi kebakaran.
Pihaknya mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama di tengah kondisi cuaca yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sejak dini dan tidak meluas.













