Karhutla Melanda Dua Desa di Ogan Ilir, Sekitar 10 Hektare Lahan Terbakar

OGAN ILIR, Catatan Jurnalist — Tim gabungan berhasil mengendalikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda wilayah Desa Pulau Semambu dan Desa Sungai Rambutan, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Rabu (8/7/2026).

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Sumatera, Ferdian Krisnanto, mengatakan proses pemadaman dilakukan oleh Balai Dalkarhut Sumatera melalui Manggala Agni Daops Sumatera XIV/Banyuasin bersama tim gabungan sejak titik api pertama kali terdeteksi.

Menurut Ferdian, kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Melihat kondisi api yang terus meluas, pihaknya kemudian meminta dukungan Satgas Karhutla untuk melakukan operasi pemadaman dari udara.

“Api mulai sekitar pukul 12.00 WIB. Sekitar pukul 13.30 WIB kami meminta bantuan water bombing dari Satgas Karhutla, dan di lokasi dikerahkan satu unit helikopter BNPB untuk membantu proses pemadaman,” ujar Ferdian.

Ia menjelaskan, lokasi kebakaran meliputi sebagian lahan di Desa Pulau Semambu dan Desa Sungai Rambutan. Berkat kolaborasi tim darat dan dukungan pemadaman melalui udara, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan.

Simak Video: 

@catatanjurnalist.com

*Karhutla Melanda Dua Desa di Ogan Ilir, Sekitar 10 Hektare Lahan Terbakar* OGAN ILIR, Catatan Jurnalist — Tim gabungan berhasil mengendalikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda wilayah Desa Pulau Semambu dan Desa Sungai Rambutan, Kecamatan Indralaya Utara,Baca selengkapnya…… https://www.catatanjurnalist.com/karhutla-melanda-dua-desa-di-ogan-ilir-sekitar-10-hektare-lahan-terbakar/ Medsos : Tiktok : https://www.tiktok.com/@catatanjurnalist.com Facebook : https://www.facebook.com/share/1FkxcuZ7Pa/ Youtube : https://www.youtube.com/@catatan.jurnalist

♬ Powerful songs like action movie music – Tansa

Berdasarkan hasil pemantauan sementara di lapangan, luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 10 hektare. Namun, angka tersebut masih bersifat estimasi awal dan akan diverifikasi kembali melalui pemetaan udara menggunakan drone.

“Estimasi sementara sekitar 10 hektare. Drone akan diterbangkan kembali setelah helikopter selesai beroperasi agar perhitungan luasan dan visual udara lebih jelas dan akurat,” jelasnya.

Meski kondisi api telah berhasil dikendalikan, tim gabungan masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi kebakaran susulan mengingat kondisi cuaca yang masih kering dan panas.

Balai Dalkarhut Sumatera juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Pasalnya, kebakaran hutan dan lahan tidak hanya merusak ekosistem, tetapi juga berpotensi menimbulkan kabut asap yang mengganggu kesehatan, aktivitas masyarakat, serta transportasi.

banner 970x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *