PALEMBANG, Catatan Jurnalist – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) kembali menggelar Insight Talk Volume 3 mengangkat tema “Literasi Media Cerdas di Era Kecerdasan Artifisial” di Hotel Harper Palembang, Selasa (14/4/2026).
Kegiatan ini diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan media di Kota Palembang. Forum ini menjadi ruang diskusi penting dalam merespons tantangan arus informasi di tengah pesatnya perkembangan teknologi berbasis kecerdasan buatan.
Hadir sebagai narasumber, Rosarita Dewi Maharani menekankan pentingnya membangun jurnalisme yang berkualitas dan bertanggung jawab. Menurutnya, media memiliki peran strategis dalam menyajikan informasi yang akurat agar masyarakat tidak terjebak dalam misinformasi.
“Di era kecerdasan artifisial saat ini, jurnalisme harus semakin adaptif tanpa meninggalkan prinsip kebenaran dan etika. Dengan begitu, publik dapat memahami informasi secara tepat,” ujarnya.
Melalui sesi diskusi interaktif dan tanya jawab, peserta didorong untuk lebih kritis dalam menyaring informasi serta mampu memanfaatkan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.
Sementara itu, Abdul Kohar menyoroti masih rendahnya tingkat literasi masyarakat dibandingkan dengan pesatnya perkembangan akses informasi. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam memperkuat literasi publik.
“Literasi kita tumbuh lebih lambat dibandingkan akses informasi. Karena itu, seluruh elemen, termasuk masyarakat, harus terlibat aktif dalam meningkatkan literasi publik,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya literasi media terus meningkat, khususnya dalam menghadapi tantangan era digital dan perkembangan kecerdasan artifisial yang semakin masif.
Laporan: Dapites












