SORONG, Catatan Jurnalist — Upaya meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap bahaya minuman keras (miras) terus dilakukan berbagai pihak. Salah satunya melalui sosialisasi yang digelar Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik 2026 Universitas Muhammadiyah Sorong (Unamin) di Posyandu Kampung Fafi, Distrik Mariat, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan edukasi tersebut melibatkan Satgas Narkoba Polres Sorong, tokoh masyarakat, pemuda, serta warga Kampung Fafi sebagai bagian dari program pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.
Dalam sosialisasi itu, mahasiswa bersama pihak kepolisian memberikan pemahaman mengenai dampak negatif penyalahgunaan minuman keras, khususnya bagi generasi muda yang rentan terpengaruh pergaulan bebas dan lingkungan sosial.
Mahasiswa KKN Unamin menilai, konsumsi miras tidak hanya berdampak buruk terhadap kesehatan, tetapi juga berpotensi memicu berbagai persoalan sosial seperti tindak kekerasan, perkelahian, kecelakaan, hingga tindakan kriminal di lingkungan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak masyarakat, khususnya pemuda, untuk memahami bahaya miras dan bersama-sama menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan harmonis,” ujar salah satu mahasiswa KKN dalam kegiatan tersebut.
Selain membahas dampak kesehatan, sosialisasi juga menekankan pentingnya peran keluarga, tokoh agama, tokoh adat, dan pemerintah dalam memberikan edukasi serta pengawasan terhadap generasi muda agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan minuman keras.
Salah satu tokoh masyarakat Kampung Fafi memberikan apresiasi kepada mahasiswa dan pihak kepolisian yang telah menghadirkan edukasi tentang bahaya miras bagi masyarakat. Menurutnya, kerja sama antara aparat keamanan dan masyarakat sangat penting dalam menjaga lingkungan tetap kondusif dan melindungi generasi muda dari pengaruh negatif alkohol.
Ia berharap generasi muda Kampung Fafi mampu menjadi pelopor dalam membangun lingkungan yang sehat, aman, dan bebas dari minuman keras.
Kegiatan sosialisasi ini juga menjadi bentuk komitmen mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sorong dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui edukasi dan penyadaran sosial.
Melalui program tersebut, diharapkan masyarakat semakin memahami dampak buruk minuman keras terhadap kehidupan sosial dan masa depan generasi muda.














