MUBA, Catatan Jurnalist — Manggala Agni Daops Sumatera XV/Muba terus mengintensifkan patroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di seluruh wilayah kerjanya sebagai langkah antisipasi menghadapi musim kemarau.
Patroli yang dilaksanakan meliputi patroli rutin, patroli mandiri, serta patroli terpadu bersama TNI, Polri, dan Masyarakat Peduli Api (MPA). Kegiatan difokuskan pada kawasan yang memiliki tingkat kerawanan tinggi, seperti lahan gambut, area konsesi perusahaan, hingga wilayah yang berbatasan dengan permukiman warga.
Melalui patroli tersebut, petugas tidak hanya melakukan pemantauan lapangan, tetapi juga memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
“Kami tidak menunggu api muncul. Pencegahan menjadi prioritas utama dengan memastikan tidak ada aktivitas pembakaran serta mengedukasi masyarakat secara langsung mengenai bahaya karhutla,” ujar petugas Manggala Agni.
Mengusung semangat “No Bakar, No Asap”, Manggala Agni berkomitmen menjaga wilayah kerja tetap bebas dari kabut asap demi melindungi kesehatan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Manggala Agni juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama berperan aktif mencegah karhutla dengan tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api. Upaya pencegahan dinilai jauh lebih efektif dibandingkan penanganan setelah kebakaran terjadi.
“Gencar Patroli, Cegah Sebelum Terbakar!” menjadi komitmen yang terus digaungkan sebagai bagian dari langkah nyata mewujudkan wilayah Musi Banyuasin yang bebas dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.













