JAKARTA, Catatan Jurnalist — Mengenal Bupati Pekalongan Fadia Arafiq menjadi sorotan publik setelah ia termasuk dalam pihak yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi di Jawa Tengah.
Fadia Arafiq bersama Sukirman resmi dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan periode 2025–2030. Pelantikan berlangsung di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 20 Februari 2025, oleh Presiden Prabowo Subianto. Saat itu, sebanyak 961 kepala daerah dilantik secara serentak dari seluruh Indonesia.
Pada periode sebelumnya, Fadia menjabat Bupati Pekalongan bersama Wakil Bupati Riswandi setelah dilantik oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Grhadika Bhakti Praja pada 27 Juni 2021.
Jejak Karier dan Latar Belakang
Sebelum menjadi bupati, Fadia pernah menjabat Wakil Bupati Pekalongan periode 2011–2016 mendampingi Amat Antono.
Ia merupakan putri dari pedangdut senior A. Rafiq. Mengikuti jejak sang ayah, Fadia sempat berkarier di dunia tarik suara dan dikenal lewat singel Cik Cik Bum Bum yang dirilis pada tahun 2000.
Perempuan bernama lengkap Laila Fathiah ini menikah dengan Ashraff Abu, penyanyi yang populer dengan lagu “Sarmila” pada era 2000-an. Saat ini, Ashraff Abu juga diketahui menjabat sebagai anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Golkar untuk Daerah Pemilihan Jawa Tengah X.
baca juga :
Biodata Singkat
Berdasarkan laman resmi Pemkab Pekalongan, berikut profil singkat Fadia Arafiq:
Tempat/Tanggal Lahir: Jakarta, 23 Mei 1978
Pasangan: M. Ashraff Abu
Riwayat Pendidikan:
SD Negeri Karet Tengsin 14, Jakarta Pusat
SMP Negeri 8 Tanah Abang, Jakarta Pusat
SMA Negeri 58 Ciracas, Jakarta Timur
S1 Manajemen Universitas AKI Semarang
S2 Manajemen Universitas Stikubank Semarang
S3 Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang
Riwayat Karier:
Wakil Bupati Pekalongan (2011–2016)
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pekalongan (2016–2021)
Ketua KNPI Jawa Tengah (2016–2021)
Bupati Pekalongan (2021–2026)
Bupati Pekalongan (2025–2030)
Kasus OTT yang menjerat Fadia Arafiq kini masih menjadi perhatian publik, sementara proses hukum oleh KPK terus berjalan.















