Palembang Maksimalkan APEKSI 2026 untuk Promosikan UMKM, Budaya, dan Tarik Peluang Investasi

PALEMBANG, Catatan Jurnalist Pemerintah Kota Palembang memanfaatkan momentum Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026 di Kota Medan sebagai ajang memperkenalkan potensi daerah. Melalui berbagai kegiatan yang digelar, Palembang mempromosikan produk UMKM, kekayaan budaya, hingga memperluas peluang kerja sama dan investasi.

Ketua TP PKK Kota Palembang, Dewi Sastrani Ratu Dewa, mengatakan APEKSI bukan hanya menjadi forum pertemuan antarpemerintah kota, tetapi juga menjadi panggung strategis untuk memperkenalkan berbagai potensi unggulan daerah kepada masyarakat dan peserta dari seluruh Indonesia.

Menurutnya, kehadiran Indonesia City Expo (ICE), Bazar Kuliner UMKM, serta berbagai agenda budaya menjadi kesempatan bagi setiap daerah untuk menunjukkan keunggulan yang dimiliki.

“APEKSI bukan sekadar forum pertemuan kepala daerah, tetapi juga menjadi kesempatan emas untuk memperkenalkan produk-produk UMKM, ekonomi kreatif, dan kekayaan budaya Kota Palembang kepada masyarakat dari seluruh Indonesia. Harapannya, promosi ini mampu meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Dewi Sastrani usai mengunjungi Bazar UMKM di Convention Hall Hotel Santika Premiere Dyandra Medan, Rabu (1/7/2026).

Ia menilai promosi yang dilakukan dalam ajang nasional tersebut diharapkan mampu membuka akses pasar yang lebih luas bagi pelaku UMKM Palembang sekaligus meningkatkan daya tarik wisata kota.

Selain promosi, Dewi menegaskan pemerintah daerah juga memiliki tanggung jawab mendukung berbagai program prioritas nasional, termasuk memperkuat ketahanan pangan serta mengoptimalkan potensi daerah guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Menurutnya, setiap daerah memiliki tantangan yang berbeda, baik dari sisi ketersediaan lahan maupun sumber daya. Karena itu, inovasi dalam pemanfaatan aset daerah menjadi salah satu langkah penting untuk menciptakan sumber pendapatan baru.

“Salah satu yang terus kami dorong adalah optimalisasi aset daerah agar mampu memberikan manfaat ekonomi. Semua potensi harus dimaksimalkan untuk mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Dewi juga menilai Forum APEKSI menjadi wadah strategis bagi pemerintah kota untuk saling berbagi pengalaman, bertukar inovasi, sekaligus mencari solusi atas berbagai persoalan pembangunan yang dihadapi masing-masing daerah.

“Melalui forum ini kita bisa saling belajar, berbagi inovasi, bertukar pengalaman mengenai berbagai hambatan yang dihadapi, hingga menemukan solusi terbaik. Semangat kolaborasi inilah yang akan membawa kemajuan bagi kota-kota di Indonesia,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang menyampaikan bahwa keikutsertaan Palembang dalam Indonesia City Expo, Bazar UMKM, dan Karnaval Budaya merupakan strategi promosi yang efektif untuk memperkenalkan destinasi wisata, budaya, serta produk unggulan Kota Palembang kepada peserta APEKSI dari seluruh Indonesia.

Selama pelaksanaan APEKSI 2026 di Medan, delegasi Kota Palembang mengikuti berbagai agenda, mulai dari Dialog Kota Tangguh, Indonesia City Expo, City Tour, pembukaan Rakernas, Sidang Pleno, hingga Karnaval Budaya sebagai puncak promosi budaya daerah.

Melalui keikutsertaan tersebut, Pemerintah Kota Palembang berharap dapat memperluas jejaring kerja sama antardaerah, membuka peluang investasi baru, meningkatkan kunjungan wisatawan, serta memperkuat pemasaran produk-produk UMKM lokal agar semakin mampu bersaing di tingkat nasional.

banner 970x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *