KABUPATEN SORONG, Catatan Jurnalist — Program kuliah kerja Nyata (KKN) Reguler Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN) menggelar Tanaman Pohon mangrove, di Muara Kampung Maibo Distrik Aimas, Kabupaten Sorong Provinsi Papua Barat Daya.
Ketua kelompok KKN Sakeus Lemauk, menyebut program kerja KKN di Kampung Maibo difokuskan pada bidang perikanan melalui kegiatan reboisasi atau penanaman mangrove di kawasan muara. kegiatan ini bukan hanya sekadar program kerja, tetapi wujud kepedulian mahasiswa terhadap kelestarian lingkungan dan masa depan masyarakat pesisir.
“Sebagai mahasiswa, kami ingin meninggalkan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat. Penanaman mangrove ini kami lakukan bersama warga sebagai bentuk kepedulian terhadap ekosistem perairan yang menjadi sumber kehidupan utama masyarakat Kampung Maibo,” ujar Sakeus diterima media ini melalui tertulis Minggu 28/9/2025.
Sakeus Lemauk menjelaskan, ekosistem mangrove memiliki peran strategis sebagai tempat bertelur dan berkembang biak ikan, kepiting, dan biota laut lainnya. Selain itu, mangrove juga mampu melindungi garis pantai dari abrasi serta menjaga kualitas perairan agar tetap produktif. kegiatan ini, mahasiswa KKN bersama masyarakat menanam ratusan bibit mangrove di sepanjang muara. Tidak hanya itu, tetapi dilakukan sosialisasi mengenai pentingnya menjaga hutan mangrove bagi ketahanan pangan dan keberlanjutan hidup masyarakat nelayan,” kata dia.
“Kami berharap, penanaman mangrove ini dapat memberikan dampak jangka panjang. Masyarakat bisa merasakan manfaatnya, baik dari sisi lingkungan maupun peningkatan hasil tangkapan ikan di masa depan,” tambahnya.
Sakeus juga ucapkan terima kasih kepada ketua RT Maibo guna mendukung dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Melalui langkah strategis ini misi KKN mengutamakan pengabdian masyarakat, pemberdayaan, dan pelestarian lingkungan,” Tutur ketua kelompok.
Kegiatan penanaman pohon mangrove di Muara Kampung Maibo merupakan langkah kongkrit guna melestarikan lingkungan hidup yang indah melainkan simbol tekad mahasiswa menciptakan berubah positif bagi masyarakat pesisir tetapi juga masyarakat pada umumnya. Melalui kegiatan ini bisa memiliki manfaat dan menjadi wisatawan bagi para semua pihak terutama di Papua Barat Daya Lebih khusus masyarakat kabupaten Sorong.
Laporan: Eskop Wisabla















