PALEMBANG, Catatan Jurnalist — Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sumatera Selatan terus memanaskan mesin politik menjelang Pemilu 2029. Melalui Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) yang digelar di Ballroom Hotel Salatin Palembang pada 4-5 Juni 2026, PSI Sumsel menegaskan komitmennya memperkuat struktur partai hingga ke tingkat akar rumput.
Kegiatan yang dihadiri ratusan pengurus DPW, DPD, dan DPC se-Sumatera Selatan itu juga dihadiri langsung Ketua Umum DPP PSI, Kaesang Pangarep.
Ketua DPW PSI Sumsel Heri Amalindo mengungkapkan, proses pembentukan struktur partai di wilayah Sumatera Selatan hampir rampung. Saat ini seluruh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) kabupaten dan kota telah terbentuk, termasuk di Kabupaten Ogan Ilir yang masih dalam tahap penyempurnaan administrasi.
“Untuk DPD sudah lengkap. Ogan Ilir sebenarnya sudah ada, tinggal penyempurnaan dan persiapan organisasi saja,” kata Heri, Jumat (05/06/2026) sore.
Menurut mantan Bupati PALI itu, dari total 241 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) yang tersebar di seluruh kecamatan di Sumsel, sebanyak 225 DPC telah terbentuk dan aktif menjalankan roda organisasi.
“Masih ada sekitar 16 DPC yang sedang kami selesaikan. Insya Allah dalam dua bulan ke depan seluruh DPC bisa mencapai 100 persen,” ujarnya optimistis.
Tak hanya berhenti di tingkat kecamatan, PSI Sumsel juga mulai menggenjot pembentukan kepengurusan ranting di tingkat desa dan kelurahan. Dari total 3.247 desa dan kelurahan yang ada di Sumsel, pembentukan ranting saat ini telah mencapai sekitar tujuh persen.
Heri meyakini seluruh kader PSI di tingkat DPW, DPD hingga DPC mampu menyelesaikan target pembentukan struktur partai hingga ke tingkat desa dalam waktu dekat.
“Kami ingin PSI benar-benar hadir sampai ke masyarakat paling bawah. Karena itu pembentukan struktur terus kami kebut,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Heri juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran DPP PSI yang hadir langsung memberikan arahan kepada kader di Sumatera Selatan.
Sementara itu, Ketua Umum DPP PSI Kaesang Pangarep mengingatkan seluruh kader agar tidak cepat puas dengan capaian yang telah diraih partai saat ini.
Putra bungsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo itu menegaskan seluruh kader harus terus bekerja memperkuat organisasi dan memperluas basis dukungan masyarakat.
“Kita jangan senang dulu. Kita tetap harus bekerja. Semua capaian ini harus terus ditingkatkan,” tegas Kaesang di hadapan peserta Rakerwil.
Kaesang berharap struktur PSI di Sumatera Selatan tidak hanya berhenti di tingkat DPC maupun DPRt, tetapi dapat menjangkau hingga tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS) sebelum Pemilu 2029 digelar.
“Saya berharap struktur PSI di Sumatera Selatan bisa selesai sampai tingkat TPS sebelum Pemilu 2029,” katanya.
Selain penguatan organisasi, Kaesang juga mendorong PSI Sumsel membuka ruang seluas-luasnya bagi tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan berbagai elemen strategis daerah untuk bergabung dan membesarkan PSI.
“Banyak tokoh Sumatera Selatan yang harus bisa bergabung dengan PSI ke depannya. Sanggup semuanya?” tanya Kaesang yang langsung disambut teriakan kompak para kader, “Sanggup!”
Suasana Rakerwil semakin cair ketika Kaesang melontarkan candaan yang disambut gelak tawa peserta.
“2029 nanti hidup sehat dulu. Kalau nggak hidup sehat, nggak bisa hidup Jokowi,” ujarnya berseloroh.
Rakerwil PSI Sumsel ini menjadi momentum konsolidasi penting bagi partai berlambang mawar tersebut dalam memperkuat struktur organisasi, memperluas jaringan kader, sekaligus mempersiapkan langkah menghadapi kontestasi politik 2029.
Diketahui momen Rakerwil tersebut tokoh Sumatera Selatan bergabung Partai Solidaritas Indonesia adalah Muhammad Yusuf Malaya Ketua Paguyuban Masyarakat Palembang Bersatu Sumatera Selatan (PMPB Sumsel) yang mendapat penyamatan jaket kehormatan langsung oleh Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep.












