PALEMBANG, Catatan Jurnalist – Kilau cahaya dan gemericik air memecah suasana malam Minggu (15/3/2026) di kawasan titik nol kilometer Kota Palembang. Bundaran Air Mancur (BAM) Tugu Cempako Telok Palembang Darussalam resmi kembali dihidupkan setelah menjalani proses revitalisasi.
Peresmian dilakukan langsung oleh Wali Kota Ratu Dewa bersama Wakil Wali Kota Prima Salam, disaksikan Gubernur Herman Deru serta ribuan warga yang memadati kawasan Masjid Agung Palembang.
Dalam sambutannya, Ratu Dewa menegaskan bahwa BAM Tugu Cempako Telok bukan sekadar infrastruktur kota, melainkan simbol peradaban sekaligus identitas masyarakat Palembang.
Ornamen bertuliskan “Palembang Darussalam” menjadi pengingat sejarah panjang kesultanan Islam yang pernah berjaya di Bumi Sriwijaya. Sementara itu, bentuk kelopak bunga yang menghiasi tugu melambangkan keimanan, kearifan, dan semangat gotong royong masyarakat.
Ukiran Asmaul Husna yang menghiasi bagian tugu juga memperkuat nuansa religius yang menjadi karakter kota.
“Sebagai kota tertua di Indonesia, kita ingin BAM Tugu Cempako Telok Palembang Darussalam menjadi kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan, khususnya Palembang,” ujar Ratu Dewa.
Peresmian tersebut turut dihadiri pendakwah nasional Abdul Somad yang memimpin doa bersama. Kehadiran Ustaz Abdul Somad menambah nuansa religius sekaligus menarik antusiasme masyarakat yang ingin menyaksikan langsung momen tersebut.
Secara historis, Bundaran Air Mancur Palembang pertama kali dibangun pada tahun 1970 dengan desain yang masih sederhana. Perubahan besar terjadi ketika Palembang menjadi tuan rumah SEA Games 2011, saat kawasan ini dihiasi bendera negara-negara peserta.
Kini, pada 2026, wajah bundaran tersebut kembali diperbarui dengan tampilan yang lebih megah, modern, dan sarat makna budaya.
Ratu Dewa juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Herman Deru atas dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam proses revitalisasi tersebut.
“Ini semua terwujud berkat kolaborasi antara Pemkot dan Pemprov. Sinergi ini menjadi bukti bahwa pembangunan kota tidak bisa berjalan sendiri,” katanya.
Dengan rampungnya revitalisasi, BAM Tugu Cempako Telok Palembang Darussalam diharapkan menjadi ikon baru kota sekaligus magnet wisata. Selain mempercantik wajah Palembang, keberadaannya juga memperkuat identitas sejarah dan budaya Melayu-Islam yang melekat di kota tersebut. (ril)












