BEKASI, Catatan Jurnalist — Ketua Pengurus Nasional Karang Taruna, Budi Djiwandono, mengapresiasi hadirnya Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 13 Kota Bekasi sebagai bukti nyata komitmen negara dalam membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Hal itu disampaikan Budi usai menghadiri kunjungan bersama Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, ke SRMA 13 Kota Bekasi.
“Sekolah Rakyat hadir untuk memberikan kesempatan dan masa depan bagi anak-anak yang sebelumnya tidak memiliki suara dan harapan,” ujar Budi.
Menurutnya, SRMA 13 menjadi contoh nyata hadirnya negara melalui pendidikan berkualitas dengan fasilitas asrama, makan bergizi tiga kali sehari, pendampingan, hingga pembinaan karakter bagi para siswa.
Dalam waktu hanya 10 bulan, para siswa SRMA 13 telah menunjukkan berbagai prestasi membanggakan di tingkat nasional. Mulai dari juara pidato bahasa Inggris, mengikuti olimpiade sains, hingga menorehkan prestasi di bidang olahraga.
Budi menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa anak-anak dari keluarga prasejahtera juga mampu bersaing jika diberikan akses pendidikan yang layak dan berkualitas.
“Inilah wujud komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam membuka akses pendidikan yang adil, layak, dan bermartabat sekaligus memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan,” katanya.
Ia juga menyampaikan penghormatan kepada Kepala Sekolah SRMA 13, Lastri Fajarwati, beserta para guru, pendamping, dan tenaga pendidik yang dinilai penuh dedikasi dalam membimbing para siswa.
Karang Taruna, lanjut Budi, siap mendukung penguatan sumber daya manusia Indonesia agar generasi muda tumbuh mandiri, berdaya saing, dan mampu memberikan kontribusi bagi bangsa.














