BANYUASIN, Catatan Jurnalist — Suasana penuh kebersamaan dan kepedulian mewarnai kegiatan Ramadan 1447 Hijriah yang digelar Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) ABPEDNAS Tanjung Lago bersama Dewan Pimpinan Cabang (DPC) ABPEDNAS Banyuasin. Kegiatan sosial ini meliputi santunan anak yatim, pembagian takjil kepada masyarakat, hingga buka puasa bersama, pada Rabu (18/03/2026) sore.
Ketua DPC ABPEDNAS Banyuasin, Edi Saputra didampingi DPK Tanjung Lago Maryati, mengatakan bahwa rangkaian kegiatan tersebut merupakan agenda rutin organisasi setiap bulan suci Ramadan. Hal ini menjadi wujud nyata komitmen ABPEDNAS dalam menebar manfaat dan memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Ramadan adalah momen yang tepat untuk berbagi dan meningkatkan rasa empati terhadap sesama, khususnya kepada anak-anak yatim. Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan kebahagiaan sekaligus mempererat silaturahmi antara pengurus dan masyarakat,” ujar Edi Saputra, Kamis (19/03/2026).

Kegiatan diawali dengan santunan kepada anak-anak yatim yang berasal dari berbagai desa di wilayah Tanjung Lago. Dengan penuh haru, para penerima santunan tampak bahagia menerima bantuan yang diberikan langsung oleh para pengurus ABPEDNAS. Tidak hanya bantuan materi, kehadiran dan perhatian yang diberikan juga menjadi nilai penting dalam kegiatan tersebut.
Selanjutnya, para pengurus dan anggota ABPEDNAS turun langsung ke jalan untuk membagikan takjil kepada para pengguna jalan dan warga sekitar. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, terutama menjelang waktu berbuka puasa. Senyum dan ucapan terima kasih dari warga menjadi bukti bahwa kegiatan ini memberikan dampak positif.
“Ini adalah bentuk kepedulian kami kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa. Semoga takjil yang dibagikan bisa membantu mereka yang masih dalam perjalanan agar dapat berbuka tepat waktu,” tambahnya.

Setelah pembagian takjil, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang diikuti oleh pengurus DPK, DPC, serta masyarakat sekitar. Momentum buka bersama ini dimanfaatkan sebagai ajang mempererat kebersamaan, memperkuat komunikasi, serta menumbuhkan rasa kekeluargaan di lingkungan organisasi dan masyarakat.
Selain sebagai kegiatan sosial, agenda ini juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara pengurus ABPEDNAS di berbagai tingkatan. Edi Saputra menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendorong kegiatan-kegiatan positif seperti ini agar dapat terus berlanjut di masa mendatang.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga mampu menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian yang berkelanjutan di tengah masyarakat,” tegasnya.
Kegiatan Ramadan yang digelar ABPEDNAS Banyuasin ini pun mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan, karena dinilai sangat membantu sekaligus mempererat hubungan antara organisasi dan warga.
Dengan semangat Ramadan, ABPEDNAS Banyuasin menunjukkan bahwa kehadiran organisasi tidak hanya sebatas struktural, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas.
Laporan : Dede Sunarya














