PALEMBANG Catatan Jurnalist — Gelora sepak bola Sumatera Selatan kembali menyala. Sebuah komunitas suporter baru bernama Serigala Sumsel resmi hadir sebagai wadah pemersatu pecinta sepak bola daerah, sekaligus garda terdepan dalam memberikan dukungan penuh kepada Sumsel United, klub yang kini berjuang di kompetisi Liga 2 Indonesia.
Kehadiran Serigala Sumsel lahir dari besarnya kecintaan masyarakat Sumatera Selatan terhadap sepak bola. Antusiasme publik yang selama ini kerap tak tersalurkan, kini menemukan rumah baru seiring munculnya Sumsel United sebagai harapan segar bagi kebangkitan sepak bola daerah.
Dewan Pembina Serigala Sumsel, Suparman Rohman, menilai Sumsel United menjadi simbol optimisme di tengah keprihatinan terhadap prestasi klub-klub kebanggaan Sumsel dalam beberapa tahun terakhir.
“Minat masyarakat terhadap sepak bola di Sumsel sangat besar. Kehadiran Sumsel United menyalurkan antusiasme itu, meski kami juga prihatin dengan kondisi prestasi klub-klub kebanggaan daerah,” ujarnya.
Meski baru terbentuk sekitar satu bulan dan aktif bergerak dalam dua pekan terakhir, Serigala Sumsel menunjukkan pertumbuhan signifikan. Soliditas pengurus dan militansi anggota menjadi kunci cepatnya perkembangan komunitas ini.
Sebagai langkah awal, para anggota sempat merencanakan dukungan langsung ke stadion saat laga Sumsel United kontra Sriwijaya FC yang berakhir dengan skor telak 5-0. Namun setelah mempertimbangkan berbagai faktor, dukungan dialihkan dalam bentuk nonton bareng (nobar) yang digelar di Gedung KNPI Sumsel, Sabtu (25/1/2026), dan berlangsung meriah.
Ketua Umum Serigala Sumsel, Ramon, menegaskan bahwa komunitas ini dibentuk murni demi kemajuan sepak bola Sumsel, dengan fokus utama memberikan energi positif bagi Sumsel United sebagai klub pendatang baru di Liga 2.
“Sumsel United butuh dukungan suporter yang benar-benar memberi spirit. Target kami jelas, mendorong klub ini berprestasi dan mampu bersaing di level tertinggi sepak bola Indonesia,” tegas Ramon.
Tak hanya itu, Serigala Sumsel juga menyatakan sikap terbuka untuk mendukung klub-klub Sumsel lainnya, termasuk Sriwijaya FC, baik melalui dukungan langsung di stadion maupun kegiatan nobar, dengan tetap mengedepankan koordinasi dan etika antar-suporter.
Komunitas ini menaruh harapan besar agar Sumsel United mampu finis di dua besar klasemen akhir, sebagai tiket promosi menuju Liga 1. Bagi Serigala Sumsel, peran suporter bukan sekadar bersorak, melainkan bagian penting dalam membangun mental dan kepercayaan diri pemain.
“Di sinilah tugas kami sebagai suporter—memberikan dukungan penuh, menunjukkan militansi, dan menumbuhkan rasa bangga sebagai masyarakat Sumsel yang memiliki klub dengan masa depan,” ujar Bang Parman, sapaan akrab Suparman.
Saat ini, Serigala Sumsel telah menghimpun ribuan anggota, termasuk dari komunitas driver online. Jumlah suporter yang tergabung diperkirakan mencapai sekitar 7.000 orang, tersebar di Palembang, Banyuasin, Ogan Ilir, Musi Banyuasin, Lahat, hingga Pagar Alam.
Serigala Sumsel terbuka untuk umum. Proses bergabung pun dibuat sederhana—cukup memiliki kecintaan pada sepak bola Sumsel dan melakukan registrasi administrasi melalui admin komunitas.
“Kami ini saudara. Masyarakat Sumsel akan memberikan yang terbaik untuk sepak bola Sumsel,” pungkas Ramon.
Laporan: Dapites
Kalau mau versi lebih singkat untuk portal online, lebih provokatif untuk headline, atau lebih human interest, bilang saja—kita gas lagi ⚽🔥











