Kompak Gubernur dan Wakil Gubernur Melounching Club Sepak Bola Baru Sumsel United

SUMSEL, Catatan Jurnalist — Dunia sepak bola Sumatera Selatan memasuki babak baru. Setelah sekian lama hanya mengandalkan Sriwijaya FC sebagai wakil di level profesional, kini provinsi ini resmi memiliki klub profesional kedua, Sumsel United.

Presiden Klub Sumsel United, H Cik Ujang yang juga Wakil Gubernur Sumsel dalam launching tadi malam minta kepada coach Nil Maizar untuk dicarikan para pemain berkualitas agar membentuk tim terbaik. “Kita tidak bisa berjalan atau maraton, tapi harus lari cepat. Karena September sudah harus melaksanakan pertandingan Liga 2,” imbuhnya.

Menurut Cik Ujang, Sumsel United akan merekrut para pemain asal Sumsel untuk pulang kampung dan pemain dari provinsi lain yang berkualitas.

“Saya yakin coach tidak diragukan lagi. Logo juga sudah dilaunching. Target kita juara. Klub ini milik Sumsel,” terang Cik Ujang, Sabtu (14/06/2025) malam.

Setelah para pemain sudah terkumpul, akan keliling Sumsel. Setelah itu, Sumsel United akan merangkul para supporter.

Ditambahkannya, pada tahun depan (2026) akan membangun akademi sehingga Sumsel United punya bibit-bibit baru yang berkualitas. “Mereka berasal dari 17 kabupaten/kota di Sumsel. Kita harapkan semua kompak dan bersatu,” tambahnya.

Cik Ujang menegaskan, adanya Sumsel United tidak untuk mematikan klub lain. Tapi untuk mewarnai persepakbolaan di Bumi Sriwijaya. Ia mencontohkan di Jawa, dalam satu kabupaten ada dua klub.

“Nah kita satu provinsi tidak masalah ada kakak adik. Kalau banyak klub, maka lapangan sepakbola di Sumsel akan berwarna. Apalagi yang paling lengkap fasilitas olahraga selain DKI Jakarta adalah Sumsel. Yang jelas kito jugo pacak,” paparnya.

Sebagai Presiden Klub, tentu saja Cik Ujang sangat berharap Sumsel United bisa naik kelas ke Liga 1. Diakuinya, perlu kerja keras untuk mewujudkan itu.

“Saya selaku presiden meminta dengan sangat. InsyaAllah bisa naik Liga 1 dan ke depan akan terus kita bina. Terpenting komitmen untuk memajukan Sumsel United, yang kita harapkan bisa menjadi kebanggaan Sumsel,” kata dia.

Pembina Sumsel United, Herman Deru sebelum memberikan kata sambutan terlebih dahulu mengukuhkan coach Nil Maizar menjadi warga kehormatan Sumsel.

‘Jadi coach Nil Maizar bukan lagi urang awak, tapi Wong Kito,” katanya. Deru mengatakan dirinya sudah mengetahui sepak terjang Nil Maizar. Dan dia berharap di tangan Nil Maizar, Sumsel United bisa naik kelas.

“Saya lihat yang berkumpul ini dari ‘setengah gila’ dan ‘gila bola’, tentu saja dalam arti positif. Sumsel United bukan milik segelintir atau satu daerah, tapi milik warga Sumsel. Itulah yang membuat saya mau hadir. Jadi ini adalah milik Wong Sumsel,” tegas dia.

Sumsel United memiliki tagline Juaro, dalam segala hal. “Aku minta bertarung di lapangan, bukan di luar lapangan. Kita harapkan dapat membawa nama harum Sumsel, sebagai kejayaan baru bersama Sumsel United,” tandas Deru.

Caranya tentu saja dengan meraih kemenangan dan menjadi juara. Deru ingin para pemain Sumsel United semaksimal mungkin merekrut talena-talenta berbakat dari Sumsel sehingga kebanggaan dan kemenangan yang diraih menjadi original.

“Ini beban moril yang tinggi, karena kita harus membuat bangga 10 juta warga Sumsel untuk cinta bola. Mudah-mudahan klub ini menjadi kebangaan masyarakat Sumsel,” harapnya.

Nil Maizar dipercaya sebagai pelatih kepala untuk menangani Sumsel United. Dengan target membawa klub ini ke Liga 1. Posisi manager klub dipercayakan kepada dr Syamsuddin Isaac Suyamanggala SpOG.

Pengesahan Sumsel United diumumkan dalam Kongres Biasa PSSI 2025 yang digelar pada 4 Juni 2025 di Jakarta.

Sumsel United merupakan transformasi dari Persikas Subang, klub Liga 2 asal Jawa Barat, yang kini resmi berpindah markas ke Sumatera Selatan.

Keputusan ini menandai tonggak sejarah penting: untuk pertama kalinya, Sumsel akan diwakili oleh dua klub dalam kompetisi Liga 2.

Laporan : Rizki

banner 970x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *