TOLIKARA, Catatan Jurnalist — Meningginya tingkat kriminalitas, Pemerintah Kabupaten Tolikara mengeluarkan himbauan kepada seluruh masyarakat Distrik Air Garam untuk tetap berada di rumah dan menghindari aktivitas di luar yang tidak penting. Imbauan ini disampaikan langsung oleh Bupati Tolikara, Wilem Wandik kepada Catatanjurnalist.com melalui sambungan telepon pribadinya.
Dalam arahannya, Bupati menyatakan bahwa situasi di wilayah Provinsi Papua Pegunungan saat ini sedang memanas dan berpotensi menimbulkan gangguan keamanan. Untuk itu, masyarakat diingatkan agar tidak melakukan perjalanan tanpa keperluan mendesak, baik di dalam wilayah Tolikara maupun menuju ke Wamena.
“Kepada seluruh warga Distrik Air Garam, saya minta untuk tetap berada di rumah /kampung demi keselamatan bersama. Fokus kerja kebun, untuk tanam pangan . Jangan ada aktivitas mondar-mandir tanpa alasan di area Tolikara atau ke Wamena,” kata Bupati Wilem Wandik, Senin (10/06/2025).
“Langkah ini diambil sebagai antisipasi agar masyarakat tetap aman dan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan, mengingat perkembangan situasi di beberapa titik di Papua Pegunungan sedang tidak kondusif,” ungkapnya.
Bupati juga meminta masyarakat untuk tetap tenang, tidak terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, serta menunggu arahan resmi dari pemerintah atau aparat keamanan.
“Saya berharap warga tetap waspada dan bijaksana dalam menyikapi setiap informasi. Jangan mudah percaya pada isu-isu yang belum tentu benar,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Tolikara bersama aparat keamanan setempat terus memantau situasi di lapangan dan berkomitmen memberikan informasi terbaru jika ada perkembangan lebih lanjut.
Di akhir pesannya, Bupati menegaskan bahwa keselamatan dan keamanan masyarakat adalah prioritas utama pemerintah daerah dalam menghadapi situasi ini.
Laporan : Wendalimo Wenda













