MUARA ENIM, Catatan Jurnalist — Terjunkan tim jagal karhutla, Manggala Agni Daops Sumatera XVI Lahat berhasil padamkan api di Desa Tanjung Miring Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim, Selasa (28/10/2025).
Berawal dari terpantaunya Firespot pada (26/10) di wilayah Desa Tanjung Miring Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim. Tim pondok kerja Manggala Agni Daops Sumatera XVI Lahat yang berada di Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim, langsung bergerak melakukan Groundcheck terhadap pantauan tersebut dan ditemukan adanya kejadian karhutla.
Respon cepat tanggap dilakukan Daops Sumatera XVI Lahat yang menerjunkan tim Pemadaman sebanyak 1 regu yang dikenal dengan tim jagal karhutla guna menghalau kejadian karhutla yang telah terjadi.
Lokasi areal terbakar tersebut memiliki lahan berupa gambut dengan vegetasi berupa karet bercampur semak belukar dan tentunya kita tahu bahwa kebakaran yang terjadi di lahan gambut sulit untuk dipadamkan ditambah akses jalan yang terbatas.
Kepala Daops Sumatera XVI Lahat Athur Daniel Sinaga, mengatakan bahwa pemadaman karhutla yang dilakukan oleh tim jagal karhutla dari Manggala Agni Daops Sumatera XVI Lahat bersama instansi terkait seperti TNI, Polri, BPBD dan pemerintah Desa serta unsur dari masyarakat di wilayah Desa Tanjung Miring Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim.
“Sudah berlangsung selama dua hari terhitung pada tanggal 27 dan 28 Oktober tahun 2025 dan puji syukur pada hari ini kejadian karhutla yang telah terjadi dapat dipadamkan secara tuntas oleh tim jagal karhutla dari Manggala Agni Daops Sumatera XVI Lahat bersama instansi terkait lainnya,” kata Kepala Daops Sumatera XVI Lahat Athur Daniel Sinaga.
“Hal ini tentunya tidak luput dari kerjasama yang solid yang telah tercipta dari berbagai pihak yang terlibat sehingga strategi dan penerapan dilapangan dapat berjalan dengan efektif dan efesien dan dapat menghasilkan hasil yang maksimal,” imbuh Athur.
Athur Daniel Sinaga juga menegaskan bahwa reaksi respon cepat tanggap yang diambil dan dilakukan oleh tim jagal karhutla dari Manggala Agni Daops Sumatera XVI Lahat bersama para instansi terkait lainnya guna agar kejadian karhutla tidak cepat meluas karena apabila sudah meluas maka sulit untuk dikendalikan dan tentunya kerugian yang didapat pasti bakal besar baik itu dari sektor ekonomi maupun sektor kesehatan.
“Kejadian karhutla di wilayah Desa Tanjung Miring Kecamatan Sungai Roatan, Kabupaten Muara Enim yang telah dipadamkan kurang lebih sebesar 7,32 ha. Tentunya hal ini kedepannya jangan sampai terjadi kembali maka dari itu kita mengharapkan agar masyarakat dapat lebih bijak dalam menggunakan lahan untuk bercocok tanam dengan tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara dibakar,” pungkas Athur.
Laporan: Ahmad Suyuti












