PALEMBANG, Catatan Jurnalist – Pasangan H. Joncik Muhammad – Arifa’i berkesempatan mendapat giliran pertama menjawab pertanyaan penajaman visi dan misi. Pada kesempatan itu pertanyaan disampaikan Profesor Doktor Indrawan Sa’ri M.Pd. Pertanyaannya Bagaimana strategi paslon untuk meningkatkan dan memperkuat komitmen kebangsaan 18% penduduk Empat Lawang yang termasuk kelompok generasi muda, Berdasarkan data BPS Empat Lawang, dalam angka 2024 jumlah penduduk usia 15 sampai 24 tahun yang dikategorikan sebagai generasi muda adalah 59.886 jiwa atau hampir 18%, dari total jumlah penduduk Kabupaten Empat Lawang.
Menanggapi pertanyaan tersebut Joncik menyampaikan persoalan kebangsaan menjadi persoalan besama pasca reformasi. Untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air maka akan menghidupkan kembali kearifan lokal dan memberikan contoh-contoh terbaik untuk generasi muda Empat Lawang.

“Kebangsaan menjadi problem kita bersama pasca reformasi, kalau nanti kami menjadi Bupati dan Wakil Bupati yang pertama pendidikan, sejarah perjuangan itu harus kita tanamkan kepada anak-anak kita, agar tetap paham sejarah perjuangan mulai dari kemerdekaan, merebut dan mengisi kemerdekaan Siapa pahlawan nasional dan pahlawan nasional dari OKU Selatan dan Empat Lawang. Kedua saya akan menghidupkan kearafan lokal yang membuat rasa cinta mereka pada tanah air. Banyak sekali karena memang Empat Lawang itu sejarahnya itu sejarah Islam, sejarah agamanya luar biasa yang cinta tanah air adalah bagian dari iman. Insyaallah anak-anak kita diberi lokasi seperti itu mereka akan cinta tanah air, cinta daerah mereka bertekad bahwa tanah airku Indonesia Kabupatenku Empat Lawang,” tanggap Joncik.
“Kemudian di luar pendidikan formal tentu dalam keseharian juga kita harus memberikan para pemimpinnya menunjukkan pada anak-anak kita bahwa pemimpin cinta tanah air. pemimpin cinta daerahnya memberikan contoh terbaik untuk anak-anak kita Insyaallah akan diberikan seperti itu rasa kebangsaan, rasa nasionalisme, kecintaan mereka pada Bangsa, kecintaan mereka pada daerah itu akan tumbuh kembang dan mereka menjadi anak-anak yang tahu menghargai pahlawannya karena pahlawan-pahlawan adalah bagian dari kemuliaan suatu bangsa, kemudian suatu daerah. Kami yakin dan percaya dengan melakukan seperti itu pendidikan sejarah perjuangan bangsa, kearifan lokal kemudian contoh dari para pemimpinnya diberikan kepada anak-anak kita maka mereka akan tumbuh menjadi anak yang pandai menghargai para pahlawannya dan cinta pada tanah air dan daerahnya,” jelas Bupati Empat Lawang 2018-2023 itu, Minggu (13/04/2025).
Menanggapi penjelasan paslon nomor 2, pasangan paslon nomor 1 meminta solusi kongkrit tentang upaya untuk menghimpun anak muda yang ada di Kabupaten Empat Lawang.
“Saya tidak melihat ada solusi mungkin yang diberikan paslon nomor 2. Saya kepingin coba solusi konkretnya Apa kira-kira contoh saya bilang apa ada wadah Pemuda diberikan ke depan mereka lambang kerja ataupun wadah mereka untuk berkreasi itu mungkin yang akan saya coba tanyakan apa paslon nomor 2. Nah dari tadi saya mendengar tidak ada cuma ada ya, malah Saya bingung ngomong apa tadi jadi mungkin silakan terangkan Jelaskan wadah apa yang diberikan kepada pemuda 4 lawan saat ini,” tanya HBA.

Menanggapi pernyataan HBA, Joncik kembali menjelaskan pentingnya pemahaman dan pembelajaran sejarah kepahlawanan agar dapat menumbuhkan kembangkan rasa cinta terhadap bangsa dan negara.
“Mohon maaf mungkin karena perdengarannya, tadi kan ditanyakan bagaimana 59 ribu Pemuda empat lawang itu rasa kebangsaannya. Saya jawab agar hasilnya tumbuh kembang agar dia cinta pada tanah air kita sampaikan berikan kepada mereka pendidikan sejarah perjuangan bangsa Bagaimana Indonesia merebut kemerdekaan, bagaimana sejarah pergerakan kemerdekaan, bagaimana suatu proses action republik ini dan biar mereka tahu dan itu problem pasca reformasi anak-anak kita jadi jauh dengan sejarah bangsa, anak-anak jauh dengan apa yang diperjuangkan para pendahulu kita itu. Problem saya sampaikan tadi bukan apa program, kalau Program itu ada bela negara ada segala macam itu pasti tapi yang diberikan akan mereka Paham agar mereka mengerti bahwa mereka harus cinta tanah air cinta tanah air bagian dari iman itu yang dimaksu,” pungkas Joncik.
Sementara itu pasangan nomor urut 1 H Budi Antoni Aljufri – Henny Verawati (HBA-Henny) mendapat pertanyaan dari Profesor Doktor Holijah, S.H,.M.H. Bagaimana strategi paslon untuk meningkatkan presentasi indikator 8 tes hasil pembangunan dalam memperoleh pendapatan, kesehatan, pendidikan dan sebagainya menjadi lebih baik. Dari data capaian kinerja makro pembangunan Kabupaten Empat Lawang dengan indikator indeks pembangunan manusia tumbuh 8,77% pada tahun 2023.
“Baik terima kasih kepada penelis pertanyaan ini menyentuh inti dari Pembangunan Daerah. Bagaimana pertumbuhan indikator makro seperti indeks pembangunan manusia yang telah tumbuh sebesar 8,77% di tahun 2003 bisa terus ditingkatkan dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama dalam aspek pendapatan kesehatan dan pendidikan. Berikut adalah strategi konkret Pasangan calon bupati HBA-HENNY. Pertama meningkatkan aspek pendidikan pasangan HPAI ini mempunyai strategi peningkatan aspek pendidikan di mana program beasiswa berprestasi kami juga mempunyai program pemberian seragam dan perlengkapan sekolah gratis mulai dari SD sampai dengan SMP, revitalisasi dan modernisasi sekolah, meningkatkan sumber daya guru yang berkualitas, revitalisasi dan modernisasi sekolah,” terang Henny Calon Wakil Bupati Nomor Urut 1.
“Renovasi sekolah rusak karena banyak sekolah kita yang belum diperbaiki, pembangunan ruang kelas guru dan penyediaan internet desa untuk menunjang pembelajaran daring. Meningkatkan SDM guru berkualitas selanjutnya mendorong sinkresi program Kabupaten dengan penggunaan dana desa untuk pendidikan non formal, pelatihan kerja dan infrastruktur penunjangan IPM. Kami pasangan HBA-HANNY ini tidak hanya ingin meningkatkan angka IPS secara statistik tapi ingin menjadikan pertumbuhan 8,77% itu sebagai bukti bahwa setiap warga dari dusun hingga kota merasakan manfaat pembangunan. Anaknya sekolah, keluarganya sehat pendapatan naik inilah pembangunan yang adil merata di kehipan nyata,” imbuhnya.
Menanggapi strategi paslon nomor 1, pasangan paslon nomor urut 2 menyanggah pernyatan pelayan kesehatan di Empat Lawang kurang baik, bahkan mendapat penghargaan dua tahun berturut, dan IPM meningkat serta angka kemiskinan yang terus menurun. Justru strategi disampaikan pasangan HBA-HANNY belum menunjukan cara meningkatkan daya beli masyarakat.
“IPM itu merupakan indikator, Kesehatan, pendidikan dan layanan itu yang pasti strategi yang disampaikan tadi, itu belum menunjukkan bahwa cara meningkatan daya beli masyarakat, bagaimana meningkatkan pendapatan masyarakat Empat Lawang, perlu disadari masyarakat empat lawang itu sebagaian besar adalah petani, lebih dari beberapa persen mengantungkan kepada bertani. Kesehatan pasti di awal mereka mengatakan digambarkan di Empat Lawang itu kurang baik, itu tidak, kita Rumah Sakit terbaik nomor 5 Indonesia. Alhamdulillah IPM itu dari periode mereka ke periode kami naik terus sekarang sampai pada 8,7% ini, Mulai dari 6,1 sekarang sudah 6,6 di zaman saya kemudian kesehatan pelayanan kesehatan tidak ada palayan yang tidak terlaksana, peningkatan penyakit kemiskinan Menurut saya dibanding dari beberapa tahun yang lalu,” tanggap Joncik.
Kembali menanggapi pernyataan Paslon Joncik – Arifa’I, pasangan HBA-HANNYA mengatakan justru itu yang menjadi persoalan, pihaknya optimis akan terjadi peningkatan yang lebih dibanding saat ini.
“Ya terima kasih, Jadi tidak ada pertanyaan sebenarnya beliau menjalankan saja. Jadi sebenarnya yang kami sampaikan dari pendidikan, kesehatan dan pendapatan itu benar, karena sebenarnya kalau kita bicara harusnya lebih dari IPM Empat Lawangsaat ini. Satu sisi kelemahan pendapatan saat ini ya kita rasakan Empat Lawang itu adalah petani, 90% petani saya tahu betul itu kondisinya hampir kurang lebih 60.000 hektar kopi di Empat Lawang, kurang lebih hampir Rp10.000 hektar sawah yang saat ini efektif kurang lebih tinggal 4000 sawah, irigasi semua hancur, saya percaya kalau pendapatan akan naik ketika menari infrastruktur jalan desa kita benerin otomatis IPM akan lebih dari sekarang dan saya inilah yang menjadi PR ke depan bahwa ternyata apa yang kita harapkan selama ini belum maksimal itu pergerakannya itu,” terang HBA.
by. Redaksi














