BELU, Catatan Jurnalist -– Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Tim Penggerak PKK menyalurkan bantuan bagi pengrajin tenun ikat di kawasan perbatasan, Rabu (15/4/2026). Kegiatan dipusatkan di Aula Lantai 3 PLBN Motaain, Kabupaten Belu.
Mengusung tema peningkatan kapasitas SDM bagi pelaku usaha mikro sektor tenun, kegiatan ini bertujuan memperkuat ekonomi kerakyatan melalui peningkatan produktivitas dan kualitas tenun lokal.
Direktur Baznas RI, Eka Budhi Sulistyo, secara simbolis menyerahkan bantuan modal usaha senilai Rp50,5 juta. Bantuan tersebut berupa lima unit alat tenun untuk mendukung peningkatan produksi pengrajin.
“Melalui bantuan ini, kami berharap para pengrajin mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas Tenun Belu sehingga lebih berdaya saing,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum TP-PKK, Tri Tito Karnavian, turut menyerahkan tujuh unit mesin jahit kepada pelaku UMKM. Bantuan ini ditujukan untuk menunjang proses finishing agar lebih efisien dan modern.
Tak hanya itu, TP-PKK juga menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada 50 warga di sekitar kawasan perbatasan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.
Usai penyerahan bantuan, rombongan melakukan peninjauan ke lokasi pelatihan tenun guna memastikan program peningkatan kapasitas berjalan optimal dan tepat sasaran.
Melalui kolaborasi ini, para pengrajin di Kabupaten Belu diharapkan mampu mengembangkan potensi tenun ikat sebagai produk unggulan daerah, sekaligus memperluas akses pasar dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan.
Laporan: Haman Hendrikus















