BANYUASIN, Catatan Jurnalist — Gorong-gorong di ruas Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kilometer 13, tepatnya di perbatasan Palembang–Betung, dilaporkan jebol sejak Desember lalu. Kondisi ini langsung ditindaklanjuti Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional dengan rencana perbaikan permanen guna menjaga keselamatan pengguna jalan.
Pejabat Pelaksana Konstruksi (PPK) 1.5, Teuku Zulhadi, mengatakan perbaikan akan dilakukan dengan mengganti gorong-gorong lama berbentuk pipa menjadi box culvert berukuran 2×2 meter yang dinilai lebih kuat dan tahan lama.
“Insyaallah dalam waktu dekat kita mulai pengerjaan. Jika tidak ada kendala cuaca, besok sudah bisa start perbaikan dengan sistem baru yang lebih kokoh,” ujarnya.
Ia menjelaskan, proses pengerjaan tidak dilakukan sekaligus, melainkan menggunakan sistem segmental. Hal ini mempertimbangkan tingginya volume kendaraan di Jalintim sehingga penutupan total jalan tidak memungkinkan.
“Pengerjaan kita lakukan bertahap. Awalnya di sisi kiri dengan pemasangan empat box, setelah itu dilanjutkan hingga seluruhnya selesai,” jelasnya.
Meski perbaikan berlangsung, arus lalu lintas tetap dibuka (open traffic). Namun, masyarakat diminta memaklumi potensi kemacetan selama proses pengerjaan.
“Kami tidak bisa menutup total jalan, jadi tetap dibuka. Tapi kemungkinan akan ada perlambatan arus kendaraan selama pekerjaan berlangsung,” tambahnya.
Dengan perbaikan ini, diharapkan kondisi Jalintim KM 13 kembali aman, nyaman, dan lancar dilalui kendaraan.
Laporan: Dede Sunarya












