JAKARTA, Catatan Jurnalist — Menteri Koordinator Bidang Pangan membuka sekaligus memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengelolaan Sampah 2026 sebagai langkah strategis memperkuat penanganan persoalan sampah yang dinilai telah memasuki kondisi darurat dan memerlukan respons terpadu lintas sektor.
Dalam Rapat Koordinasi Nasional Pengelolahan Sampah Tahun 2026, pada (25/02) Menko Pangan Zulkifli Hasan mengajak seluruh pemangku kepentingan—mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, hingga masyarakat—untuk memperkuat kolaborasi dalam menangani persoalan sampah secara komprehensif dari hulu hingga hilir.
Ia menegaskan bahwa skema Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) memiliki peran penting dalam sistem pengelolaan sampah nasional. Namun, efektivitasnya diperkirakan baru mampu menyelesaikan sekitar 20 persen persoalan sampah.
baca juga :
Karena itu, diperlukan penguatan solusi teknologi berbasis riset untuk menangani sekitar 80 persen sisa persoalan sampah yang didominasi volume sampah kecil dan tersebar.
Pendekatan yang didorong mencakup pengelolaan sampah terpadu berbasis inovasi, optimalisasi fasilitas pengolahan, serta penguatan sistem pengelolaan dari sumber. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat transformasi pengelolaan sampah nasional menjadi lebih modern, terukur, dan berkelanjutan.
Rilis Kemenko Pangan RI















