SORONG, Catatan Jurnalist — Rojer Mambraku ketua Generasi muda pejuang hak adat Papua (Gempha) Papua Barat Daya (PBD) mendesak kapolsek Soorong Barat agar segara manangkap pelaku penganiayaan Gibson sawoy.
Rojer Mambraku menerangkan peristiwa terjadi pada tanggal 23/12/2025 pukul 09:30 WIT, korban duduk di lorong hotel lalu datang beberapa orang dan terjadilah kejadian tersebut.
“Saat itu saudara kami yang bernama Gibson sawoy sedang duduk di lorong masuk hotel 88 bersama teman teman, karena sedang menjaga perahu yang ikat di kali lido, dan kemudian pelaku yang bersama sama dengan oknum polisi berpangkat Bripda berinisial JHR yang bertugas di kantor POLDA PBD datang dalam keadaan diduga terpengaruh miras ke lorong masuk hotel 88 dan bertemu dengan Gibson sawoy, dan teman teman,” ujar Roger, saat memberikan keterangan Pers nya, Minggu (11/1/2026)
“Lalu terjadi pertengkar mulut dengan Gibson Sawoy dan teman teman, kemudian pelaku mencabut senjata tajam dan menendang Gibson sawoy, dan kemudian mengayungkan sangkur kepada Gibson sawoy sehingga mengenai kepala Gibson sawoy dan mengakibat luka,” ungkap Roger.
Dengan kejadian tersebut ini mereka langsung ke kantor polisi sorong barat untuk membuat laporan polisi dengan nomor: STTPL/ 159/XII/2025/POLSEK SORONG BARAT/ POLRESTA SORONG KOTA/ POLDA PAPUA BARAT DAYA.

“Kami berharap mereka supaya pelaku tersebut segera di tangkap dan di proses hukum sesuai perbuatan yang dilakukan, jika persoalan ini tidak di selesaikan makan saya ketua Gempha PBD menduga pihak kepolisi memelihara kejahatan di kota Sorong,” harap Roger.
Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait persoalan tersebut.
Laporan: Eskop Wisabla















