PALEMBANG, Catatan Jurnalist – Gubernur Sumetera Selatan Herman Deru menarget pembangunan proyek strategis nasional (PSN) pembangunan terminal logistik Keramasan, Kertapati Pelambang, Sumatera Selatan rampung dan mulai beroperasi pada akhir tahun 2026 atau awal tahun 2027. Hal itu di utarakan Herman Deru saat melakukan peninjauan lokasi pembangunan terminal logistik tersebut, Selasa (13/05/2025).
“Hari ini kita meninjau Proyek Strategis Nasional, tujuannya untuk meningkatkan daya angkut khususnya Batu Bara dari 8 juta ton kedepan dapat memenuhi target akhir 40 juta ton. Yang kita harapkan dengan percepatan pembangunan yang direncakan selesai proyek akhir tahun 2026 atau awal 2027 selesai, pertama mengurai lalu lintas mengangkut sumber daya alam khususnya batu bara agar bisa lebih fokus menggunakan kereta api,” kata Herman Deru.
“Sebelumnya ada Pergub 74 tahun 2018 tentan penghentikan angkutan batu bara menggunakan kendaraan truck dari lahan ke Palembang, namun ada pengecualian seperti dari tambang menuju jalan khusus, seperti PT BA fokus pakai Kereta Api baik ke Palembang maupun ke Lampung,” imbuh Herman Deru.
Keterangan Gubernur Sumsel :
Herman Deru menyebutkan dari Faktor itu saja ada dua di dapat, yakni lebih terbukanya untuk menambah ekploitasi dari batu bara diangkut dengan kereta api dan tidak menggangu masyarakat. Disini kita akan pantau keramahan lingkungan, seperti tadi terpantau konveyor model capsul tidak konveyor terbuka.
“Kedua dengan adanya angkutan lalu lintas angkutan sumber daya berfokus ke kereta api, akan berkurang juga potensi kecelakaan. Maka kita dorong para investor yang mau membuat jalan khusus untuk truck membawa ke dermaga. Ini harapan kita tahun 2027 sudah clear maupun ke hulu ke hilir semua angkutan batu bara itu hanya alternative diangkut dari tambang diangkut dengan kereta api dan jalur air jadi seminimal mungkin menggunakan jalan raya. Jadi kita akan mendorong PSN ini kepada masyarakat, alhamdulilah pembebasan sudah clear dan tanah KAI telah hampir rampung dan mendorong proyek ini selesai dan akhir 2026 sudah mulai beroperasional,” pungkas Gubernur Sumsel.
Laporan : Rizky















