OGAN ILIR, Catatan Jurnalist — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas sekitar 5 hektare terjadi di Desa Sungai Rambutan, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Sabtu (4/7/2026). Berkat upaya cepat tim gabungan, api berhasil dikendalikan dan dipadamkan.
Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Darkarhutla), Ferdian Krisnanto, dalam keterangan tertulisnya menyampaikan bahwa titik kebakaran berada pada koordinat 3.08317° LS dan 104.71374° BT.
Lahan yang terbakar didominasi vegetasi semak belukar, belidang, dan tanaman sawit di atas tanah mineral. Kawasan tersebut merupakan Areal Penggunaan Lain (APL) dengan status kepemilikan masyarakat.
Ferdian menjelaskan, luas area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 5 hektare, sementara area yang berhasil dipadamkan mencapai sekitar 1 hektare. Saat ini kondisi api telah padam dan situasi dinyatakan terkendali.
Proses pemadaman melibatkan personel Manggala Agni Daops Sumatera XIV/Banyuasin bersama unsur Polri dan TNI. Selain itu, dua unit helikopter water bombing juga dikerahkan untuk membantu penanganan dari udara.
Dalam operasi tersebut, tim menggunakan satu unit mobil angkut personel, dua unit pompa jinjing, serta berbagai peralatan pemadam manual. Kebakaran yang terjadi merupakan kebakaran permukaan.
Pemadaman dimulai sekitar pukul 14.00 WIB dan berhasil diselesaikan pada pukul 16.03 WIB.
Berdasarkan laporan, kejadian bermula ketika Tim Piket Posko Pondok Kerja Manggala Agni menerima informasi dari Tim Patroli Terpadu mengenai adanya titik api di lokasi. Setelah menerima laporan, tim segera bergerak menuju tempat kejadian perkara dan melakukan pemadaman bersama personel Polri dan TNI hingga api berhasil dipadamkan.
Cuaca saat kejadian didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan dengan kecepatan angin sekitar 6 kilometer per jam, yang turut menjadi perhatian petugas dalam proses pengendalian kebakaran.












