PALEMBANG, Catatan Jurnalist — Kebakaran lahan masih terjadi di empat wilayah Sumatera Selatan dengan estimasi total luasan mencapai sekitar 96 hektare. Penanganan masih dilakukan Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) Wilayah Sumatera, Kementerian Kehutanan.
Kepala Balai Dalkarhutla Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, melalui keterangan tertulis menyampaikan, estimasi luasan tersebut masih bersifat sangat kasar dan belum melalui proses digitasi, sehingga angka dapat berubah setelah dilakukan pengukuran lebih akurat di lapangan.
Adapun estimasi luasan lahan terbakar di empat lokasi tersebut yakni:
- Desa Tulung Selapan Ilir, Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), sekitar 11 hektare.
- Desa Kota Bumi, Kecamatan Tanjung Lubuk, Kabupaten OKI, sekitar 50 hektare.
- Desa Teluk Limau, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, sekitar 15 hektare.
- Desa Muara Medak, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), sekitar 20 hektare.
Dengan demikian, estimasi sementara luasan kebakaran di empat lokasi tersebut mencapai 96 hektare.
Kebakaran lahan di Desa Tulung Selapan Ilir telah memasuki hari ketujuh dan ditangani satu regu Manggala Agni.
Kemudian di Desa Kota Bumi, penanganan kebakaran memasuki hari keempat dengan mengerahkan satu regu personel.
Sementara di Desa Teluk Limau, Kecamatan Gelumbang, pemadaman memasuki hari kelima dan ditangani satu regu.
Adapun di Desa Muara Medak, Kecamatan Bayung Lencir, kebakaran lahan telah memasuki hari keenam. Sebanyak dua regu dikerahkan untuk melakukan pemadaman.
Selain empat lokasi tersebut, Manggala Agni juga menyiagakan personel untuk pemantauan wilayah Ogan Ilir dan Palembang.
Baca juga:
Sebanyak dua regu Daops Banyuasin ditempatkan di Pondok Kerja Pegayut. Sementara satu regu Daops Sarolangun dan satu regu Daops Muara Tebo berada di Posko Balai, serta satu tim ditempatkan di Posko Seksi III.
Ferdian mengatakan pengerahan personel dilakukan untuk menangani kebakaran sekaligus mencegah api meluas ke area lainnya.
Catatan: Angka luasan merupakan estimasi awal dan masih sangat kasar, belum melalui digitasi, sehingga belum dapat dianggap sebagai data final luasan lahan terbakar yang disampaikan Kepala Balai Dalkarhutla Wilayah Sumatera.














