PALEMBANG, Catatan Jurnalist — Tim Manggala Agni Daops Sumatera XIV/Banyuasin bersama BPBD Kabupaten Ogan Ilir, TNI, Polri, dan pihak pengelola Tol Palindra berhasil mengendalikan kebakaran lahan yang terjadi di kawasan Tol Palindra Kilometer 13 B, Desa Talang Pangeran Ulu, Kecamatan Pemulutan Barat, Kabupaten Ogan Ilir, Selasa (30/6/2026) malam.
Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Darhutla) Sumatera, Ferdian Krisnanto, Dalam keterangan tertulisnya menyampaikan kebakaran melanda lahan seluas sekitar 10 hektare. Dari luasan tersebut, sekitar 4 hektare berhasil dipadamkan hingga api dinyatakan padam dan situasi telah terkendali.
“Lokasi kebakaran berada di kawasan APL (Areal Penggunaan Lain) dengan status lahan milik masyarakat. Vegetasi yang terbakar berupa semak belukar dan gegas di atas tanah mineral,” ujarnya.
Ia menjelaskan, informasi awal diterima oleh tim piket Posko Pondok Kerja Manggala Agni dari pihak pengelola Tol Palindra yang melaporkan adanya kebakaran di sekitar ruas jalan tol.
Setelah menerima laporan, personel Manggala Agni Daops Sumatera XIV/Banyuasin langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman darat bersama BPBD Ogan Ilir, TNI, Polri, serta pihak pengelola tol.
Dalam operasi tersebut, petugas mengerahkan satu unit mobil angkut personel, dua unit pompa jinjing, serta sejumlah peralatan pemadam manual untuk memadamkan api yang merupakan kebakaran permukaan.
Proses pemadaman dimulai pada pukul 21.37 WIB dan berhasil diselesaikan pada pukul 01.25 WIB. Cuaca selama penanganan kebakaran relatif cerah hingga cerah berawan dengan kecepatan angin sekitar 6 kilometer per jam.
Ferdian menegaskan, berkat kerja sama seluruh unsur yang terlibat, kebakaran berhasil dikendalikan sehingga tidak meluas ke area lainnya. Meski demikian, petugas tetap melakukan pemantauan guna mengantisipasi munculnya kembali titik api di lokasi kejadian.












