Kendala Arus Kas, Gaji Driver Feeder LRT Palembang Molor

PALEMBANG, Catatan Jurnalist — Sejumlah driver Feeder LRT Palembang mengeluhkan molornya pembayaran gaji bilangan, hal ini terkuat saat rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPRD Palembang dengan Dinas Berhubungan Palembang dan PT Transportasi Global Mandiri.

Dalam penyampaiannya Wakil Ketua Komisi III DPRD Palembang, Ruspanda Karibullah mengungkapkan bahwa pihak operator berkomitmen untuk menyelesaikan persoalan internal ini secepatnya dan menjamin tidak akan terulang lagi.

“Pihak Feeder menyatakan tengah melakukan perbaikan internal. Insyaallah kedepan tidak ada masalah lagi,” kata Ruspanda, Rabu (16/07/2025).

Ruspanda juga menyoroti isu pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap beberapa sipit feeder. Dirinya bersoalan PHK ini dapat diselesaikan secara bijak di Internal perusahaan.

Sementara itu Direktur Utama PT Transportasi Global Mandiri Asyari Nasution mengakui adanya kendala dalam pembayaran gaji. Namun Asyari menegaskan hal tersebut semata-mata terkait pengaturan arus kas (Cash Flow) perusahaan.

“Pembayaran dari Pemerintah Kota Palembang sebenarnya lancar, tapi karena cash flow kami pembayaran sempat molor. Saya berjanji sisanya akan dibayarkan pada 20 Juli nanti. Tidak keterlambatan selama tiga bulan terakhir, ini masalah pengaturan antara pemasukan dan pengeluaran,” ungkap Dirut PT Transportasi Global Mandiri.

Asyari juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat kota Palembang atas ketidaknyamanan yang terjadi, dan menegaskan keterlambatan tersebut bukan disengaja.

Kepala Dinas Pe’e hubungan Kota Palembang Agus Supriyanto menyatakan pihaknya akan segera melakukan pemeriksaan terkait dugaan keterlambatan pembayaran gaji sopir.

Laporan : Dede Sunarya

banner 970x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *