Manggala Agni Daops Sumatera XVI Lahat memBerikan Pelatihan Masyarakat Peduli Api

MUARA ENIM, Catatan Jurnalist — Manggala Agni Daops Sumatera XVI Lahat memberikan pelatihan kepada Masyarakat Peduli Api agar siap dalam menghadapi ancaman karhutla di wilayahnya yang rawan terjadi Karhutla.

Kepala Daops Sumatera XVI Lahat Athur Daniel Sinaga mengatakan kegiatan Pembinaan ini dilakukan bertujuan agar masyarakat peduli api yang sudah terbentuk dapat terlatih dan siap dalam menjalankan tugas serta fungsinya dan menanggulangi bencana karhutla di wilayah Desanya.

“Dalam menghadapi karhutla tentunya kerjasama antara mitra kerja maupun instansi terkait sangat diperlukan guna menunjang kinerja dilapangan agar berjalan sesuai rencana dan mendapatkan hasil yang maksimal. Salah satunya adalah dengan melakukan pembinaan Masyarakat Peduli Api (MPA),” kata Arthur, Minggu (25.05/2025).

“Mitra kerja seperti Masyarakat Peduli Api ini sangat diperlukan sekali ditingkat tapak, kita tentunya tidak bisa bekerja sendiri dalam menghadapi bencana karhutla maka dari itu peran dari MPA ini sangat dibutuhkan,” imbuhnya.

Pembinaan ini dilakukan selama dua hari dimana terhitung dari tanggal 23 s.d 24 Mei 2025 dan selama kegiatan Masyarakat Peduli Api di latih dalam tata cara penggunaan dan pengoperasian peralatan mekanis maupun manual serta pengenalan cara pembuatan cuka kayu sebagai bentuk alternatif dalam pembukaan lahan tanpa bakar.

“Dan tentunya cuka kayu yang dihasilkan dapat meningkatkan hasil produksi pertanian dimana hal ini kita lakukan sebagai bentuk mendukung program ketahanan pangan yang di usung oleh Presiden Prabowo Subianto,” ungkap Athur.

Daniel Sinaga menambahkan Desa Mulia Abadi merupakan Desa yang tergolong rawan karhutla dimana Desa ini memiliki sebagian besar jenis tanah gambut dan masih banyak lahan kosong yang tidak produktif sehingga tingkat kerawanan disana tergolong sangat tinggi apalagi disaat musim kemarau.

“Maka dari itu kita berharap dengan adanya Masyarakat Peduli Api yang sudah terlatih di Desa Mulia Abadi nantinya ke depan dapat membantu kita dilapangan dalam menanggulangi bencana karhutla baik itu dalam hal pencegahan, pemadaman hingga penanganan pasca kebakaran,” tambah Athur.

Kepala Daops Sumatera XVI Lahat mengajak kepada seluruh masyarakat agar bersama-sama mencegah karhutla dan melakukan stop pembukaan lahan dengan cara membakar demi masa depan yang lebih baik.

Laporan : Jhonson Saputra

banner 970x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *