MUSI BANYUASIN, Catatan Jurnalist – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin resmi menggelar pembaruan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sekaligus ground check Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK), Senin (16/3/2026) di Auditorium Pemkab Muba.
Kegiatan yang dipimpin langsung Wakil Bupati Musi Banyuasin, Abdur Rohman Husen ini menjadi langkah strategis untuk memastikan bantuan sosial dan jaminan kesehatan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
Wabup menegaskan, keakuratan data merupakan kunci utama dalam menentukan kebijakan sosial, mulai dari bantuan sosial, pemberdayaan masyarakat hingga jaminan kesehatan.
“Data adalah fondasi kebijakan. Jika datanya tidak tepat, maka penyaluran bantuan juga berpotensi salah sasaran,” ujarnya.
Ia menekankan, pembaruan DTSEN bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan bagian penting dalam mewujudkan keadilan sosial di tengah masyarakat.
“Jangan sampai ada warga yang seharusnya menerima bantuan justru terlewat, sementara yang sudah mampu masih terdaftar. Ini yang harus kita benahi bersama,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wabup juga menginstruksikan seluruh camat agar memimpin langsung proses pembaruan data dan verifikasi di wilayah masing-masing. Peran kepala desa dan lurah pun dinilai krusial sebagai penanggung jawab utama validitas data di lapangan.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Sosial Muba Deni SH MSi menjelaskan, pembaruan DTSEN mencakup seluruh desil, dengan fokus utama pada desil 1 dan 2 yang merupakan kelompok masyarakat miskin ekstrem.
Ia menyebutkan, ground check PBI-JK dilakukan terhadap 33.280 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) guna memastikan kondisi penerima sesuai fakta di lapangan.
“Verifikasi ini penting agar bantuan iuran jaminan kesehatan benar-benar diterima masyarakat miskin yang membutuhkan,” jelasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda, OPD terkait, BPJS Kesehatan, serta para camat se-Kabupaten Musi Banyuasin. Sementara itu, kepala desa, lurah, dan operator SIKS desa/kelurahan mengikuti kegiatan secara daring.
Sejumlah narasumber juga hadir memberikan arahan, di antaranya Kepala Pusdatin Kesos Kementerian Sosial Joko Widiarto serta Kepala BPS Perwakilan Sumsel Muhammad Wahyu Yulianto.
Laporan : Putra












