Mubes KKMB-PBD Tahun 2025, Gubernur PBD ; Menjadi Penyemangat Persatuan dan Kekeluargaan

SORONG, Catatan Jurnalist — Kerukunan keluarga Mefkajim Bersatuan Provinsi Papua Barat Daya (KKMB-PBD) Tahun 2025 Menggelar Musyawarah Besar Mubes Ke- I bertempat di Gedung Serbaguna Batalyon 762/VYS kota Sorong pada Barat Daya, Sabtu (20/12/2025).

Mubes KKMB-PBD Tahun 2025 mengusung tema “Junjung persatuan dan kebersamaan kerukunan keluarga Mefkajim untuk hidup bersatu” Dengan sub-tema” Melalui mubes ke- I kita bersatu dan menata kehidupan sosial, kemanusiaan, dan keagamaan serta mendukung potensi sumber daya manusia (SDM) keluarga Mefkajim yang inovatif, kreatif dan kreasi di segala bidang.

Gubernur papua Barat Daya Elisa kambu dalam sambutannya menekankan bahwa Musyawarah besar adalah Forum tertinggi dalam sebuah organisasi. Mubes bukan sekedar agenda rutin melainkan menjadi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi, merumuskan arah perjuangan organisasi serta memilih kepemimpinan yang mampu mengayomi, mempersatukan. Dan membawa organisasi semakin maju.

“Kerukunan keluarga Mefkajim bersatu memiliki peran yang sangat penting. Sebagai wadah pemersatu keluarga besar Mefkajim, sekaligus sebagai Mitra pemerintah dalam menjaga Harmoni sosial, memperkuat nilai- nilai budaya, serta berkontribusi pembangunan daerah dalam provinsi PBD yang kita cintai. Provinsi ini adalah rumah bagi masyarakat yang beragam,” kata Elisa Kambu.

“Semangat persaudaraan, kekeluargaan, dan gotong royong yang di junjung tinggi oleh kerukunan kekeluargaan Mefkajim, bersatu sejalan dengan visi pemerintah daerah. Dalam mewujudkan PBD yang aman, damai, inklusif, dan sejahtera. Kata dia melalui Mubes ke- I ini dirumuskan Program kerja yang realistis, kelanjutan, dan bermanfaat bagi anggota serta masyarakat luas,” imbuh Elisa Kambu.

Menurut Elisa Kambu, Semangat persatuan dan kekeluargaan selain diperkuat, dengan menjunjung tinggi nilai-nilai Adat, budaya, dan kearifan lokal. Kata gubernur pemerintah provinsi PBD membuka ruang seluas-luasnys bagi organisasi kemasyarakatan dan kerukunan keluarga Mefkajim bersatu untuk berkolaborasi dan per partisipasi aktif dalam pembangunan daerah.

“Pembangunan tidak dapat perjalan optimal, tanpa dukungan masyarakat yang persatu dan rukun. Kesempatan bersejarah ini ia mengajak seluruh keluarga besar Mefkajim bersatu untuk terus menjadi teladan dalam menjaga persaudaraan, mengedepankan Musyawarah mufakat, serta menjauhi perpecahan. Jadikan perbedaan sebagai kekuatan dan kebersamaan sebagai fondasi dalam melangkah ke depan. Tuhan senantiasa memberkati setiap langkah dan keputusan yang dihasilkan dalam Musyawarah besar ini. Mengakhiri sambutannya sekaligus membuka kegiatan Musyawarah ke- I dengan Memukul Tifa sebanyak tiga Kali,” ungkap Elisa Kambu.

Tokoh Intelektual Maybrat Yanto Bosawer mengatakan kerukunan keluarga Mefkajim adalah satu forum perundingan bersama dan membahas proses perencanaan organisasi kemasyarakatan. Dengan tujuan untuk mendeklarasikan nama organisasi kerukunan keluarga Mefkajim bersatu di provinsi PBD tahun 2025-2030.

“Membangun dan menata organisasi masyarakat kerukunan keluarga besar Mefkajim bersatu di provinsi PBD menjadi organisasi kemasyarakatan Ormas yang orientasi kerja di bidang sosiasoal kemanusiaan, dan keagamaan, pemberdayaan ekonomi rakyat, kewirausahaan, seni budaya dan pemberdayaan sumber daya manusia,” Yanto.

Yanto menyebutkan setelah melakukan musyawarah selanjutnya organisasi ini akan mendaftarkan menjadi badan hukum tersendiri. Melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Kesbangpol agar memiliki dasar hukum yang kuat. Terbentuknya organisasi ini sesuai UU No. 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas).

“Visi organisasi tersebut menyatukan paradigma membangun kebersamaan. dan Misi membangun kehidupan masyarakat Mefkajim yang menjunjung tinggi nilai-nilai sosial, kemanusiaan, keagaman untuk bersatu dalam organisasi kemasyarakatan. Adapun motto “dulu kita bersatu, sekarang bersatu, dan selamanya kita teta bersatu,” Ujar Yanto ketika wawancara wartawan ini.

Tokoh masyarakat orang Mefkajim Otis Solossa menekankan bahwa organisasi ini dilaksanakan atas dasar kebutuhan dan tuntunan perkembangan dinamika terkini. Demikian perkembangan ini kita tidak bisa menghadapi sendiri-sendiri tetapi kita harus duduk bersama-sama melangkah. Maka pentingnya secara diorganisir dan dihimpun melalui organisasi.

“Dengan begitu untuk bagaimana mengakomodir kepentingan, tantangan, persoalan, kebutuhan dari warga masyarakat Mefkajim yang ada di provinsi PBD ini. Jadi ini sangat luar biasa, sangat luar biasa karena ini yang pertama. Ya, namun tentunya kalau namanya yang pertama ya begini sudah,” imbuhnya.

Dengan begini lalu kita harapan akan dilakukan penyempurnan-penyempurnan. dari sisi materi, dari sisi personalia, dan sisi bentuk. Dan itu dilakukan sesuai dengan tuntutan perkembangan zaman.Saya selaku tokoh masyarakat orang Mefkajim yang ada di wilayah papua Barat Daya tapi khusus di Mefkajim ya, saya sangat mendukung,” Katanya dengan penuh semangat.

Otis himbau kepada seluruh masyarakat Mefkajim se- Sorong Raya agar memiliki komitmen untuk menghidupkan organisasi yang baru ini.

“Mari sama-sama, duduk sama-sama, kita berpikir sama-sama, kita kerja. Kapan lagi Siapa lagi. Artinya dengan begitu sehingga ditengah persaingan ini kan orang lain juga hitung bahwa orang Mefkajim juga ada. Artinya kalau kita bicara soal Mefkajim khusus untuk perkembangan di Maybrat, itu kan punya catatan keunggulan yang pernah dilakukan, jejak sejarah yang dilakukan oleh dari generasi ke generasi,” katanya.

Dan ini bagian positif yang harus tetap kita generasi yang ada ini, kita memulai sekarang untuk selanjutnya ini akan kita wariskan secara generasi ke generasi. itu hal yang paling penting. ini sudah waktunya. harus bersatu. untuk bagaimana melihat ke depan yang lebih baik,” Kata Otis.

“Kesempatan yang bersejarah ini, melalui mubes siapapun yang terpilih ketua kerukunan keluarga Mefkajim harus bangkit Dan memikul tanggungjawab untuk memimpin masyarakat Mefkajim bersatu,” ungkapnya.

Kegiatan Mubes tersebut dihadiri ketua DPRD Provinsi provinsi Papua Barat Daya Ortis Fernando Sagrim,Kepala dinas Kesbangpol Dr. Sellvyana Sangkek, Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan (P2KP PBD) Absalom Solossa, Pejabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Drs. Yakob Karet, anggota DPRD kabupaten kota, dan tokoh kerukunan keluarga Mefkajim, lintas kepala suku Se-papua PBD, Forkopimda, serta tamu undangan lainnya

Laporan: Eskop Wisabla

banner 970x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Liputan Terkini