JAKARTA, Catatan Jurnalist — Operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengguncang jagat politik daerah. Kali ini, Bupati Pati Sudewo menjadi aktor utama dalam operasi senyap yang digelar KPK di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Tak hanya kepala daerah, KPK juga mengamankan sejumlah pejabat pemerintahan tingkat kecamatan dan desa. Total delapan orang diamankan dan langsung dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (20/1/2026).
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengungkapkan, dari delapan orang tersebut terdiri atas Bupati Pati, dua camat, tiga kepala desa, serta dua calon perangkat desa.
“Pagi ini delapan orang yang diamankan sudah tiba di Gedung KPK Merah Putih. Yang pertama Bupati Pati, kemudian dua camat, tiga kepala desa, dan dua calon perangkat desa,” ujar Budi kepada wartawan.
Diperiksa Intensif, Status Hukum Menyusul
Setibanya di Jakarta, penyidik KPK langsung melakukan pemeriksaan intensif terhadap Sudewo dan pihak-pihak lain yang terjaring OTT. KPK memastikan akan segera menentukan status hukum seluruh pihak setelah proses pemeriksaan awal rampung.
“Saat ini masih dilakukan pemeriksaan oleh penyidik. Nanti kami akan sampaikan status hukumnya dari para pihak yang diamankan,” kata Budi.
Meski demikian, KPK belum mengungkap secara detail konstruksi perkara yang menjerat Sudewo dan jajarannya. Publik diminta bersabar hingga konferensi pers resmi yang dijadwalkan digelar pada Selasa sore.
Sudewo Bungkam, Hanya Salam Namaste
Pantauan di Gedung KPK menunjukkan rombongan penyidik tiba sekitar pukul 10.34 WIB. Sudewo tampak mengenakan kemeja putih dengan jaket hitam, berjalan tanpa borgol, namun dikawal ketat petugas.
Politikus Partai Gerindra itu memilih bungkam saat dicecar pertanyaan awak media. Ia hanya menangkupkan kedua tangan di dada, memberikan gestur salam namaste, lalu masuk ke area pemeriksaan.
Selain Sudewo, tiga orang lain juga terlihat diturunkan di lobi utama gedung KPK. Mereka diduga kuat merupakan bagian dari pihak yang terjaring dalam OTT tersebut.
Publik Menanti Kejelasan Kasus
OTT ini kembali menegaskan komitmen KPK dalam membongkar praktik dugaan korupsi hingga ke level pemerintahan desa. Publik kini menanti kejelasan perkara yang menjerat Bupati Pati dan jajarannya, sekaligus berharap pengusutan dilakukan secara transparan dan tuntas.
KPK dijadwalkan akan menyampaikan perkembangan resmi kasus ini dalam konferensi pers sore hari.
Laporan: Dimaz













