PP SPDT FSPMI Gelar Rapat Perdana, Tegaskan Arah Perjuangan Periode 2026–2031

JAKARTA, Catatan Jurnalist Pengurus Pusat Serikat Pekerja Dirgantara dan Transportasi Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (PP SPDT FSPMI) menggelar rapat perdana di DPP FSPMI sebagai langkah awal menjalankan amanah kepengurusan baru periode 2026–2031 hasil Munas V di Jakarta, Januari 2026 lalu.

Rapat ini menjadi momentum penting untuk menegaskan arah gerak organisasi ke depan. Kegiatan diikuti jajaran pengurus pusat secara langsung, serta dihadiri pengurus SPDT daerah melalui sambungan daring (Zoom) dari Sumatera Utara, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Barat.

Kehadiran lintas daerah tersebut mencerminkan semangat kebersamaan dan komitmen kolektif dalam membangun organisasi secara nasional.

Dalam forum, ditegaskan bahwa langkah awal kepengurusan baru bukan sekadar seremonial, melainkan komitmen nyata untuk memperkuat perjuangan, memperkokoh solidaritas antaranggota, serta membawa organisasi ke arah yang lebih progresif dan responsif terhadap dinamika perburuhan, khususnya di sektor dirgantara dan transportasi.

Rapat perdana ini juga menjadi ruang konsolidasi strategis untuk menyusun program kerja, mempertegas prioritas perjuangan, serta memperkuat koordinasi antarstruktur organisasi. Seluruh jajaran pengurus sepakat bahwa tantangan ke depan membutuhkan kerja kolektif, disiplin organisasi, dan militansi yang terarah.

Ketua Umum PP SPDT, Saipul Anwar, menegaskan kepengurusan baru memikul tanggung jawab besar untuk memastikan SPDT hadir sebagai organisasi yang kuat, solid, dan berpihak penuh pada kepentingan anggota.

“Rapat perdana ini adalah titik awal untuk memastikan SPDT berjalan di jalur perjuangan yang jelas. Kami berkomitmen memperkuat organisasi, membangun militansi anggota, serta memperjuangkan hak dan kesejahteraan pekerja dirgantara dan transportasi secara konsisten dan berkelanjutan,” tegas Saipul Anwar.

Ia juga menekankan pentingnya persatuan dan kedisiplinan organisasi dalam menghadapi berbagai tantangan ketenagakerjaan yang semakin kompleks.

“Ke depan, SPDT harus hadir sebagai kekuatan kolektif. Tidak bisa bergerak sendiri-sendiri. Soliditas, loyalitas terhadap organisasi, dan kerja bersama adalah kunci utama,” tambahnya.

Dengan terlaksananya rapat perdana ini, PP SPDT berkomitmen menjaga soliditas, militansi, dan konsistensi garis perjuangan demi kepentingan anggota serta kemajuan organisasi secara menyeluruh. Kepengurusan baru diharapkan mampu menghadirkan energi segar, strategi yang lebih tajam, serta langkah nyata yang berdampak langsung bagi kesejahteraan anggota dan penguatan posisi SPDT sebagai organisasi pekerja yang diperhitungkan.

Laporan : Dimas

banner 970x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *