BUKIT TINGGI, Catatan Jurnalist — Peringatan satu abad berdirinya Jam Gadang menjadi momentum istimewa bagi Kota Bukittinggi yang dipenuhi berbagai kegiatan budaya dan wisata sejarah. Perayaan yang digelar di pusat kota tersebut turut diramaikan dengan pemutaran film, bazar UMKM gratis, hingga pertunjukan seni yang melibatkan masyarakat dan pelaku budaya lokal.
Di tengah rangkaian perayaan tersebut, Kelompok Jelajah Budaya (KJB) bersama Dinas Kebudayaan Kota Bukittinggi dan didampingi oleh Don Ameo Journey menggelar kegiatan Bukittinggi Heritage Walk (BHW) sebagai bentuk wisata edukasi berbasis sejarah. Kegiatan ini dirancang untuk mengajak peserta menyusuri langsung jejak sejarah dan bangunan cagar budaya yang menjadi bagian penting dari identitas kota.
Ketua KJB, Kartum Setiawan, mengatakan bahwa momentum 100 tahun Jam Gadang menjadi alasan kuat bagi pihaknya untuk hadir langsung di Bukittinggi. Selain mengikuti perayaan, peserta juga diajak untuk mengenal lebih dekat warisan sejarah dan budaya yang masih terjaga hingga saat ini.
Selama kegiatan berlangsung, peserta menelusuri sejumlah bangunan bersejarah yang masih berdiri dan digunakan dalam kehidupan masyarakat modern. Beberapa di antaranya bahkan masih terawat dengan baik, meski ada pula bangunan cagar budaya yang mulai mengalami penurunan kondisi dan membutuhkan perhatian lebih untuk revitalisasi.
Dari seluruh titik kunjungan, Jam Gadang menjadi lokasi yang paling berkesan bagi peserta. Ikon kota tersebut dinilai memiliki nilai sejarah yang kuat dan menjadi simbol perjalanan panjang perkembangan Bukittinggi dari masa ke masa.
Sementara itu, Founder Don Ameo Journey, Don Vero, menjelaskan bahwa kegiatan heritage walk ini tidak hanya berfokus pada kunjungan wisata, tetapi juga pada pemahaman mendalam terhadap sejarah di balik setiap lokasi yang dikunjungi. Menurutnya, setiap bangunan dan kawasan di Bukittinggi memiliki cerita yang membentuk identitas kota hingga saat ini.
Ia menambahkan, momentum satu abad Jam Gadang menjadi pengingat pentingnya pelestarian sejarah dan budaya sebagai bagian dari pembangunan pariwisata berkelanjutan. Karena itu, keterlibatan masyarakat, akademisi, hingga generasi muda melalui program volunteer menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut.
Ke depan, Don Ameo Journey bersama mitra terkait berencana mengembangkan rute-rute heritage tematik yang mengangkat berbagai aspek sejarah Bukittinggi, mulai dari pendidikan, arsitektur, perjuangan kemerdekaan, hingga tokoh-tokoh berpengaruh di daerah tersebut.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga warisan budaya semakin meningkat, seiring dengan upaya menjadikan Bukittinggi sebagai kota sejarah yang terus hidup dan relevan bagi generasi mendatang.














