BANYUASIN, Catatan Jurnalist — Menjelang puncak kebutuhan Ramadan hingga Idulfitri, Pemerintah Kabupaten Banyuasin bergerak cepat memastikan stabilitas harga dan keamanan pangan. Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Banyuasin, Adam Ibrahim, bersama Kepala DKP Banyuasin Masita Liana dan Camat Talang Kelapa, turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Tradisional Kenten Azhar, Selasa (17/03/2026).
Tak sekadar memantau harga, sidak ini juga menyasar aspek keamanan konsumsi masyarakat. Bersama Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Palembang, tim melakukan uji sampling terhadap berbagai produk pangan yang beredar di pasar. Hasilnya menenangkan—dari 26 sampel bahan makanan yang diuji, seluruhnya dinyatakan bebas dari kandungan bahan tambahan pangan berbahaya.
Dari sisi harga, ditemukan adanya kenaikan pada sejumlah komoditas strategis seperti daging, telur ayam, cabai, beras, dan sayuran. Kenaikan berkisar antara 5 hingga 10 persen. Meski demikian, Adam Ibrahim menegaskan bahwa lonjakan tersebut masih dalam kategori wajar, seiring meningkatnya permintaan selama Ramadan dan menjelang Idulfitri.
“Ini siklus tahunan. Permintaan naik, harga ikut bergerak, tapi masih terkendali,” ujarnya.
Sementara itu, harga gas elpiji 3 kilogram terpantau stabil di angka Rp21.000 per tabung, yang dinilai sudah kembali ke posisi normal.
Pemerintah Kabupaten Banyuasin memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman hingga hari raya. Stok dinyatakan cukup dan distribusi berjalan lancar. Masyarakat pun diimbau untuk tidak panik dan tetap berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan.
Dengan hasil sidak ini, Pemkab Banyuasin berharap masyarakat dapat menjalani Ramadan dan menyambut Idulfitri dengan tenang, tanpa kekhawatiran terhadap lonjakan harga maupun keamanan pangan.
Laporan : Dede Sunarya













