BANYUASIN, Catatan Jurnalist — Menjelang hari Idul Adha 1446 H, permintaan sapi kurban di Sumatera Selatan mulai mengalami peningkatan signifikan. Kondisi ini menjadi peluang emas bagi para pelaku usaha peternakan, salah satunya Peternakan Daspini di Kelurahan Talang Keramat, Banyuasin, yang setiap tahun rutin menyediakan sapi kurban berkualitas.
Tahun ini, peternakan tersebut telah menyiapkan sekitar 100 ekor sapi yang terdiri dari berbagai jenis, seperti Sapi Bali, Limosin, dan Simental.
“Yang paling banyak Sapi Bali, sekitar 60 ekor, karena peminatnya tinggi dan harganya lebih terjangkau,” ujar H. Daspini.
Harga sapi kurban yang ditawarkan bervariasi, mulai dari Rp. 17,5 juta untuk jenis Sapi Bali hingga Rp. 21 juta untuk sapi berukuran besar seperti Limosin. Menariknya, Daspini juga menyediakan skema pembelian secara berkelompok atau arisan masjid, di mana harga sapi disesuaikan dengan iuran per orang.
“Ada yang Rp2,7 juta per orang untuk harga sapi Rp18 juta, sudah termasuk biaya pemotongan dan operasional panitia,” tambahnya.

Selain menyediakan sapi gemukan dengan perawatan intensif, seluruh hewan ternak juga dijamin sehat, bebas dari PMK, dan memiliki surat keterangan kesehatan hewan (SKKH).
“Sapi kami divaksin rutin setiap tiga bulan, termasuk vaksin cacing dan penyakit lainnya. Terakhir vaksin bulan Maret, dan akan dicek ulang kesehatannya akhir April ini,” jelasnya.
Peternakan Daspini dikenal luas hingga ke berbagai wilayah seperti Mariana, Jakabaring, Plaju, Kertapati, Banyuasin, hingga Sungsang. Bahkan, beberapa pejabat daerah seperti Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin rutin membeli sapi kurban dari peternakan ini setiap tahun.
Untuk masyarakat yang berminat, dapat langsung mengunjungi lokasi di Jalan TMMD, Talang Keramat, Palembang atau menghubungi kontak yang tertera pada label produk. Setelah pembayaran uang muka (DP), sapi akan dikirim ke alamat pembeli menjelang hari H Idul Adha.
“Kita siap antar sampai ke lokasi, bahkan sampai ke pelosok seperti Pangkalan Balai dan Sungsang,” tutup Daspini.
Laporan : Iyan















