JAKARTA, Catatan Jurnalist — Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) bersama Fakultas Hukum (FH) Universitas Trisakti resmi menjalin kerja sama strategis dengan lima perguruan tinggi dan lembaga riset terkemuka di Tiongkok. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring akademik internasional sekaligus memperkuat posisi Trisakti di kancah global.
Berdasarkan keterangan pers FEB Trisakti, Jumat (17/6), kerja sama tersebut merupakan hasil kunjungan delegasi Universitas Trisakti ke China pada 6–11 April 2026. Delegasi dipimpin Dekan FEB Prof. Dr. Yolanda Masnita, didampingi Wakil Dekan FEB Dr. Husna Leila dan Wakil Dekan FH Dr. Tri Sulistyowati.
Kehadiran dua fakultas dalam satu misi ini mencerminkan pendekatan lintas disiplin yang semakin relevan di era global, terutama dalam mengintegrasikan kajian ekonomi, bisnis, dan hukum internasional.
Dalam kunjungan tersebut, Trisakti menggandeng sejumlah institusi bergengsi, di antaranya Southern University of Science and Technology (SUSTech) di Shenzhen yang dikenal dengan kemajuan risetnya, serta Xi’an Jiaotong University (XJTU), salah satu anggota C9 League—kelompok universitas elite di China.
Selain itu, kerja sama juga dijalin dengan Jiangxi University of Finance and Economics (JUFE) yang memiliki kekuatan di bidang ekonomi dan keuangan. Tak hanya kampus, Trisakti turut bermitra dengan lembaga riset seperti GEM Shenzhen Research Institute dan Beijing Genomics Institute (BGI), yang membuka peluang kolaborasi riset inovatif lintas disiplin.
Dekan FEB Trisakti menegaskan, pemilihan mitra dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan reputasi global dan rekam jejak riset masing-masing institusi.
“Kerja sama ini menjadi pintu masuk bagi Trisakti untuk terlibat lebih aktif dalam ekosistem akademik global,” ujarnya.
Kerja sama yang dibangun mencakup berbagai program, mulai dari pertukaran dosen (lecturing exchange), pertukaran mahasiswa (student exchange), kolaborasi riset, hingga pengabdian masyarakat berskala internasional.
Di sisi lain, FEB Trisakti dinilai memiliki modal kuat untuk bersaing di tingkat global. Secara institusional, fakultas ini telah mengantongi akreditasi Unggul dari BAN-PT, serta berbagai sertifikasi internasional seperti AUN-QA, FIBAA, dan ISO. Saat ini, FEB juga tengah mempersiapkan akreditasi dari lembaga Jerman, ACQUIN.
Sinergi antara FEB dan FH Trisakti dalam kerja sama ini dinilai menjadi nilai tambah tersendiri. Integrasi keilmuan ekonomi dan hukum diyakini mampu melahirkan lulusan yang lebih adaptif terhadap dinamika global, khususnya dalam bidang hukum bisnis internasional dan investasi lintas negara.
Dengan kolaborasi ini, Universitas Trisakti semakin menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi swasta berdaya saing global yang terus mendorong inovasi, riset, dan kualitas pendidikan bertaraf internasional.(Red)












