SELUMA, Catatan Jurnalist — Dalam upaya mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tahun 2026, Manggala Agni Daops Sumatera XVI Lahat memberikan pelatihan kepada Regu Pemadam Kebakaran PT Metatani Palma Abadi dan PT Jatropha Solutions di Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, Rabu (29/4/2026).
Karhutla merupakan bencana nasional yang berdampak luas terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, langkah pencegahan menjadi prioritas utama, salah satunya melalui penguatan sinergi antar pemangku kepentingan guna meningkatkan efektivitas pengendalian kebakaran.
Baca juga : Antisipasi Karhutla 2026, Pemkot Palembang Perkuat Deteksi Dini di Titik Rawan
Kepala Daops Sumatera XVI Lahat, Athur Daniel Sinaga, menjelaskan bahwa selain pelaksanaan patroli terpadu di Kabupaten Mukomuko, pihaknya juga menggelar pelatihan bagi regu pemadam perusahaan sebagai bagian dari strategi pencegahan dini.
“Pelatihan ini bertujuan agar upaya pencegahan karhutla dapat berjalan maksimal. Harapannya, tidak terjadi kebakaran di wilayah Bengkulu, khususnya di daerah yang memiliki lahan gambut yang rentan terbakar saat musim kemarau,” ujarnya.
Baca juga : Pemkab Ogan Ilir Perkuat Strategi Cegah Karhutla 2026, Fokus Mitigasi Dini
Athur menambahkan, fenomena global El Nino diperkirakan akan memicu musim kemarau yang lebih panjang dan kering dari kondisi normal, sehingga meningkatkan risiko kebakaran hutan, kebun, dan lahan.
Melalui pelatihan tersebut, peserta dibekali pemahaman tentang penggunaan peralatan pemadaman, baik manual maupun mekanis, serta strategi penanganan kebakaran di lapangan.
“Dengan proyeksi kemarau yang lebih panjang tahun ini, kolaborasi antara pemerintah, aparat, perusahaan, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menekan potensi karhutla serta menjaga kualitas lingkungan tetap aman,” tambahnya.















