PALEMBANG, Catatan Jurnalist — Kembali ke kampus almamater, Wali Kota Palembang Ratu Dewa berbagi pengalaman dan menyuntik semangat mahasiswa baru UIN Raden Fatah Palembang dalam kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) SWARNA di Gedung Academic Center UIN Raden Fatah, Kamis (20/8/2026).
Mengusung tema “Membentuk Generasi Intelektual Transformatif Berlandaskan Nilai Keislaman Menuju Indonesia Emas 2045”, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi Ratu Dewa untuk memberikan motivasi kepada mahasiswa yang baru memulai perjalanan akademiknya.
Sebagai alumni UIN Raden Fatah Palembang, Ratu Dewa mengaku bersyukur dapat kembali ke kampus yang pernah menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikannya.
Di hadapan mahasiswa baru, Ratu Dewa mendorong mereka tidak sekadar mengejar nilai akademik, tetapi menjadikan masa kuliah sebagai ruang untuk mengasah kemampuan, memperluas wawasan dan membangun karakter.
Menurutnya, mahasiswa memiliki posisi penting sebagai generasi penerus yang nantinya akan menentukan arah pembangunan daerah maupun bangsa.
Karena itu, ia meminta mahasiswa tidak mudah menyerah dalam mengejar cita-cita. Kerja keras, kata Ratu Dewa, harus berjalan beriringan dengan doa dan dukungan keluarga.
“Jangan pernah menyerah mengejar cita-cita. Kerja keras harus diiringi doa dan restu orang tua,” pesannya.
Ratu Dewa secara khusus mengingatkan mahasiswa untuk tidak melupakan peran seorang ibu dalam perjalanan pendidikan dan kehidupan.
Ia meminta mahasiswa senantiasa memohon doa kepada ibu karena doa orang tua, khususnya ibu, menjadi salah satu kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan.
Pesan tersebut diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa baru UIN Raden Fatah untuk menjalani dunia perkuliahan dengan penuh semangat, tetap menjunjung nilai-nilai keislaman dan mampu mengembangkan diri sebagai intelektual yang membawa perubahan.
Dengan bekal ilmu, karakter dan nilai keislaman, mahasiswa UIN Raden Fatah diharapkan tidak hanya menjadi lulusan yang siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu mengambil peran dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
















