BANYUASIN, Catatan Jurnalist – Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru memastikan ketersediaan telur di Sumsel mencukupi untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Hal tersebut disampaikan Herman Deru saat mendampingi Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman meninjau peternakan ayam petelur milik PT Banyuasin Mukut Inti di Kabupaten Banyuasin, Rabu (12/8/2026) kemarin.
Dalam kunjungan tersebut, Herman Deru melihat langsung proses produksi telur di peternakan yang menggunakan kandang modern dengan kapasitas produksi cukup besar.
Ia menyebut, peternakan tersebut mampu menghasilkan sekitar 16 hingga 20 ton telur setiap hari. Menurutnya, kapasitas produksi tersebut menjadi salah satu modal penting untuk memenuhi kebutuhan telur bagi program MBG tanpa mengurangi pasokan untuk kebutuhan rumah tangga masyarakat.
“Dengan banyaknya stok telur yang dihasilkan dari kandang modern ini, dapat menampung 16 sampai 20 ton per hari. Sehingga ketersediaan telur untuk MBG tidak mengganggu kebutuhan rumah tangga lainnya,” ujar Herman Deru.
Herman Deru mengatakan, PT Banyuasin Mukut Inti merupakan salah satu peternakan ayam petelur dengan kapasitas produksi besar di Sumatera Selatan. Keberadaannya dinilai strategis dalam memperkuat ketahanan pangan daerah, khususnya untuk komoditas telur.
Ia juga mengingat kembali perkembangan peternakan tersebut yang telah mendapat perhatian pemerintah daerah sejak beberapa tahun lalu. Saat masih menjabat sebagai Gubernur Sumsel periode pertama, Herman Deru turut meresmikan fasilitas peternakan ayam petelur tersebut pada 2022.
“Ini salah satu pabrik ayam petelur di Sumsel. Kita resmikan pada tahun 2022 dan hari ini kita lihat perkembangannya, produksinya cukup besar,” katanya.
Menurut Herman Deru, pengembangan peternakan dengan kapasitas produksi besar perlu terus didorong agar mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sekaligus menopang program-program pemerintah, termasuk MBG.
Selain menjaga ketersediaan telur, keberadaan peternakan tersebut juga dinilai memberikan dampak terhadap perekonomian daerah melalui penyerapan tenaga kerja dan penguatan rantai pasok pangan.
Herman Deru berharap kapasitas produksi peternakan dapat terus berkembang sehingga kebutuhan telur di Sumsel dapat terpenuhi secara berkelanjutan.














