SORONG, Catatan Jurnalist – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Sorong bersama Ikatan Mahasiswa Pelajar Teluk Bintuni Sorong Raya (IMPTB-SR) menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak kebakaran di Klademak II, Kota Sorong, Minggu (5/7/2026).
Bantuan tersebut merupakan hasil aksi penggalangan dana yang dilakukan kedua organisasi sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat kebakaran yang terjadi pada 24 Juni 2026.
Ketua DPC GMNI Kabupaten Sorong, Yeheskel Kalasuat, mengatakan kehadiran organisasi mahasiswa di tengah masyarakat merupakan wujud nyata solidaritas kemanusiaan, khususnya bagi warga yang sedang menghadapi musibah.
“Kami hadir sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas kemanusiaan. Bantuan ini mungkin tidak dapat menggantikan seluruh kerugian yang dialami para korban, tetapi kami berharap dapat sedikit meringankan beban mereka sekaligus menjadi penyemangat untuk bangkit kembali,” ujar Yeheskel.
Senada dengan itu, Ketua IMPTB-SR, Agustinus Ibori, menjelaskan bahwa seluruh bantuan yang disalurkan berasal dari donasi masyarakat yang dihimpun melalui aksi penggalangan dana.
“Ini adalah hasil dari semangat gotong royong. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, relawan, dan para donatur yang telah mempercayakan bantuannya kepada kami sehingga dapat disalurkan langsung kepada para korban,” kata Agustinus.
Koordinator aksi, Kamilus Ijehido, berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan para korban di masa pemulihan pascakebakaran.
“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah. Kami juga berharap semangat saling membantu terus tumbuh di tengah masyarakat ketika ada warga yang membutuhkan,” ujarnya.
Selain menyalurkan bantuan, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengajak masyarakat memperkuat budaya gotong royong dan kepedulian sosial. DPC GMNI Kabupaten Sorong dan IMPTB-SR menyatakan akan terus berupaya hadir melalui berbagai kegiatan sosial sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
Aksi kemanusiaan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi organisasi kepemudaan dan masyarakat mampu menghadirkan kepedulian nyata bagi warga yang sedang menghadapi masa-masa sulit akibat bencana.














