Perkuat Jejak Sejarah Sriwijaya–India, Herman Deru Buka Pintu Investasi dan Pelatihan SDM

PALEMBANG, Catatan Jurnalist — Jejak sejarah panjang antara Kerajaan Sriwijaya dan India kembali menjadi fondasi penguatan kerja sama masa depan. Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menerima kunjungan silaturahmi Duta Besar India untuk Republik Indonesia, Mr. Sandeep Chakravorty, di Griya Agung Palembang, Rabu (14/1/2026).

Pertemuan tersebut tidak sekadar bernuansa diplomatik, tetapi juga sarat agenda strategis, mulai dari investasi, penguatan perdagangan, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Sumatera Selatan.

Gubernur Herman Deru menegaskan, Pemprov Sumsel terbuka terhadap kerja sama internasional yang berdampak langsung pada pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami menyambut baik setiap kerja sama yang memberi manfaat nyata. Salah satu yang sangat strategis adalah program pelatihan di India bagi pemuda Sumsel,” ujar Herman Deru.

Program pelatihan jangka pendek tersebut difokuskan pada sektor-sektor krusial, seperti keuangan, teknologi informasi (IT), dan penguasaan bahasa, yang dinilai sejalan dengan kebutuhan pembangunan dan daya saing global daerah.

Selain penguatan SDM, Herman Deru juga menyoroti hubungan perdagangan Sumsel–India yang selama ini masih didominasi oleh ekspor bahan mentah, seperti batu bara dan crude palm oil (CPO). Ke depan, Pemprov Sumsel mendorong ekspor produk hilirisasi agar memberikan nilai tambah ekonomi yang lebih besar bagi daerah.

“Kami ingin kerja sama ini berkembang ke arah industri pengolahan, bukan sekadar menjual bahan baku,” tegasnya.

Pemprov Sumsel, lanjut Herman Deru, akan menindaklanjuti tawaran program pelatihan tersebut secara serius melalui perangkat daerah terkait agar segera terealisasi.

Sementara itu, Duta Besar India Mr. Sandeep Chakravorty menyampaikan bahwa hubungan antara India dan Sumsel memiliki akar sejarah yang kuat sejak era Kerajaan Sriwijaya, sehingga kemitraan yang terbangun saat ini memiliki fondasi budaya dan historis yang kokoh.

“Hubungan ini bukan hal baru. Sejak berabad-abad lalu, Sriwijaya dan India telah terhubung melalui perdagangan, pendidikan, dan kebudayaan,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan ketertarikan India untuk memperluas kerja sama di sektor pertanian, ketahanan pangan, serta investasi industri pengolahan berbasis sumber daya alam. Bahkan, India menyatakan kesiapan berkontribusi dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis melalui kerja sama suplai pangan berkelanjutan.

Selain agenda kerja sama strategis, Dubes India juga berencana bertemu dengan komunitas keturunan India di Palembang sebagai bagian dari penguatan hubungan sosial dan budaya.

Pertemuan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkokoh kemitraan Sumsel–India, tidak hanya sebagai hubungan historis, tetapi juga sebagai kolaborasi produktif yang berorientasi pada pertumbuhan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan di masa depan.

Laporan : Dapit

banner 970x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *