Puluhan  Mahasiswa Keperawatan STIKES Papua Sorong Melaksanakan Capping Day 

SORONG, Catatan Jurnalist — Sebanyak 80 orang  mahasiswa-mahasiswi program studi ilmu keperawatan sekolah tinggi ilmu kesehatan STIKES Papua tahun akademik 2025-2026 melaksanakan Sumpah janji keperawatan (Capping Day). Kegiatan ini digelar di Auditorium kampus STIKES Jalan. Kanal Victoy pantai km 10 Sorong Timur kota Sorong Papua Barat Daya, Sabtu (30/8/2025).

80 mahasiswa-mahasiswi semester V, terdiri dari 10 mahasiswa dan 70 mahasiswi angkatan 2023. Pelaksanaan Capping Day bagi para perawat sebagai simbol kesiapan untuk memasuki dunia praktik keperawatan.

Ketua panitia Capping Day,  Fatimah S.kep., M. Kep., Ners, menyampaikan kegiatan ini sebagai  langkah awal yang penting bagi para mahasiswa untuk mempersiapkan diri menghadapi praktik di rumah sakit maupun komunitas lainya.

“Sumpah janji memberikan bekal fisik mental dan spiritual kepada mahasiswa guna memiliki kemampuan untuk mengaplikasikan ilmu sebagai wujud tindak nyata kepada masyarakat dan penuh tanggungjawab. Diharapkan mahasiswa dapat meneladani pelopor pelopor dunia keperawatan serta menumbuhkan rasa cinta terhadap profesi,” ujarnya.

Sementara itu, ketua STIKES Papua Sorong, Marthen Sagrim, mengatakan pada 8 September mendatang, para mahasiswa sudah menjalani praktik klinik dasar di rumah sakit Wanane kabupaten Sorong (RSUD), Seleboso kota Sorong, dan komunitas selama tiga bulan,” katanya.

Ia mengungkapkan, meskipun melalui perjuangan panjang Kampus STIKES Papua dapat menghadirkan dosen-dosen yang berkualitas unggul, serta membuka akses pendidikan kesehatan bagi para putra-putri Papua dan daerah lain Indonesia pada umumnya.

“Jangan lihat dari sulitnya proses tetapi lihat dari hasil dan kualitasnya. Kami mendorong mahasiswa untuk percaya diri berdaya saing, dan siap hadapi tantangan di dunia kerja maupun kariernya,” imbuhnya.

Ketua STIKES mengharapkan peran serta hadirnya pemerintah agar peduli terhadap dunia pendidikan khusus pendidikan kesehatan di Tanah Papua. Dukungan kepada dunia kesehatan berperang penting bagi kehidupan masyarakat baik pemerintah pusat hingga daerah sebagai agen perubahan bagi masyarakat guna tercapainya sehat cerdas dan produktif.

Acara diisi dengan prosesi Florence Nightingale dan pemasangan cap perawat para mahasiswa serta pembacaan sumpah janji yang dipandu rohaniawan sesuai agama dan kepercayaan masing-masing.

Kegiatan bukan ajang serimonial di setiap tahun melainkan momen tongkat sejarah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan profesi ilmu kesehatan, langkah strategis dan mengakomodir pelayanan publik.

Laporan : Eskop Wisabla

banner 970x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *